1400 Butir ekstasi Bersama 4,5Kg Sabu Di Musnahkan Oleh Kapolresta Palembang

400

Palembang, —  Kembali Polresta palembang memusnahan barang bukti narkoba hasil sitaan satresnarkoba Polresta Palembang sebanyak 4,5 kilogram sabu dan 1.400 butir pil ekstasi di halaman Mapolresta Palembang, rabu (14/02/2018).

 

Kegiatan tersebut di hadiri langsung oleh seluruh jajaran satresnarkoba kota palembang dan pejabat utama polresta , Badan Narkotika Palembang , TNI ,Danlanal, kejari ,kejati ,bpom , danlanud, POl PP Kota Palembang serta tokoh agama dan tokoh masyarakat , juga organisasi anti narkoba lainnya.
Kapolresta Palembang Kombes Pol Wahyu Bimantoro HB,Sik,MH dalam kata sambutannya mengatakan bahwa kegiatan ini sering dilakukan dan ini merupakan penyidikan kasus perdagangan gelap dan narkotika yang termasuk dalam kategori yang berbahaya dan pemusnahannya juga harus ada sistem jelasnya
” ini merupakan ujud nyata bahwa kami dari Polresta gencar melakukan pemberantasan terhadap penyalahgunaan narkotika dan
Menindaknya secara hukum “.
Banyaknya hasil tangkapan membuktikan negara ini sebagai surga bagi pelaku narkoba, seminggu yang lalu aparat TNI AL mengamankan bubuk sabu seberat 1 ton.ungkapnya
Sabu termasuk salah satu jenis narkoba yang “seksi” karena efeknya yang sangat luat biasa, terindikasi sabu yang masuk diwilayah indonesia ini dibuat Cina Daratan, perairan merupakan jalur yang terbilang paling aman untuk masuk , melalui jalur tikus,” ucap Kapolresta Palembang, Kombes Pol Wahyu Bintono Hari Bawono,SIk,MH
pemusnahan barang bukti 4,5 kilogram sabu dan 1400 butir pil ekstasi  itu merupakan  hasil sitaan Satresnarkoba Polresta Palembang yang dipimpin oleh Kompol Ahmad Akbar SIk itu, dari Ketiga tersangka yang ikut ditangkap meliputi Riki Aprianto tersangka kepemilikam sabu seberat 1,5 kg yang dibungkus dalam 15 bungkus paket dan 1000 butir pil ekstasi siap edar ditangkap di wilayah Sukarame. Lalu, Fernandes dengan BB 3 kg sabu TKP Kenten Sukamaju. Terakhir, tersangka Ikhlas Saputra dengan BB sebanyak 400 butir pil ekstasi yang terdiri dari 8 bungkus tablet positif mengandung zat amphetamin dengan TKP di wilayah Kecamatan SU II. Pungkasnya (ern)
Print Friendly, PDF & Email

LEAVE A REPLY