Program Corporate Social Responsibility (CSR) dan Sustainability Dari Coca-Cola

953
Lampung — Pemandangan berbeda setiap menjelang akhir bulan tampak mewarnai kecerian di Coca-Cola Forest Lampung yang merupakan ruang terbuka hijau dan kawasan konservasi air diatas lahan pabrik seluas 8 hektar di kawasan Industri Tanjung Bintang-Lampung Selatan.  Kamis 22 Februari 2018, Forum Pendidik Sukanegara, Agra Indonesia, Trans Lampung, Karang Taruna bersama Coca-Cola Amatil Indonesia memberikan edukasi kepada anak-anak warga zone 1 dimana tempat pabrik Coca-Cola Amatil Indonesia beroperasi.
Kali ini giliran siswa-siswi sekolah Pendidikan Usia Dini (PAUD) Melati Sukomulyo yang menjadi peserta tamu Coca-Cola Forest Fun Learning, kegiatan rutin tersebut digelar untuk mengenalkan sejak dini dunia pertanian kepada anak-anak, mulai dari menyemai, menanam, memelihara, memanen, mengemas dan memasarkan hasil kebun yang ditanam di Coca-Cola Forest dalam kegiatan special Pasar Tani dengan tajuk “Festival Durian Tanjung Bintang”
Kepala Sekolah PAUD Melati Sukomulyo, Tri Pujiasih mengatakan, “ kegiatan ini sangat positif, sehingga dapat memacu semangat anak-anak untuk lebih mengenal pertanian dan alam plus menanamkan jiwa wirausaha sejak dini, ini pengalaman baru bagi kami disekolah anak-anak belum pernah mendapatakan pengalaman seperti ini, insya allah ini akan sangat bermanfaat bagi putra putri didik kami”
Dosen Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB) Universitas Lampung (UNILA), Asrian Hendicaya yang turut hadir mengamati jalannya acara Coca-Cola Forest Fun Learning merespon positif dan mengungkapkan bahwa ini merupakan kegiatan CSR yang terukur dan mampu menciptakan keberlanjutan. Coca-Cola Forest memiliki dampak baik untuk pertumbuhan ekonomi maupun lingkungan masyarakat sekitar. Kegiatan ini sangat pas sekali dengan kebutuhan masyarakat disini, dan saya menganggap ini merupakan solusi untuk masyarakat sekitar karena perusahaan tidak mungkin menyerap tenaga kerja begitu banyak. Ini sebagai dasar menumbuhkan kewirausahaan kepada masyarakat, pemuda-pemudi di sekitar perusahaan,” tuturnya.
Dalam kesempatan yang sama CA Regional Manager West Indonesia CCAI, Yayan Sopian menyatakan “Coca-Cola Forest Tumbuh bersama masyarakat, sebagai bagian dari warga industri kami ingin memiliki peran yang baik menjadi mitra pendamping memberikan peluang bagi warga sekitar kami untuk bisa tumbuh menuju kemandirian ekonomi dan memiliki lingkungan alam yang Lestari adalah harapan kami. Kami senantiasa hadir mendampingi mereka untuk mewujudkan harapan bersama Coca-Cola Amatil Indonesia”
Coca-Cola Forest sudah memasuki tahun ke-4 dan terus tumbuh dan berkembang bersama masyarakat zone 1 di Lampung Selatan. hingga hari ini telah tercatat 760 anak pelajar sekitar zone 1 telah mengikuti pelatihan lingkungan, 38 kali pelatihan telah digelar, 2800 pohon jabon telah tumbuh subur, 2650 tananam cabai telah ditanam dengan teknik tumpang sari dan 5.000 bibit telah disemai.
Upaya CCAI dalam menjalankan program-program Corporate Social Responsibility (CSR) dan Sustainability diterapkan dalam empat pilar: Environment, Our People, Wellbeing, dan Community. Coca-Cola Forest merupakan salah satu inisiatif yang dilakukan oleh CCAI untuk pilar Community dan Environment. Berbagai inisiatif serupa juga telah dilakukan oleh CCAI—utamanya untuk masyarakat yang bersentuhan langsung dengan fasilitas CCAI di seluruh wilayah operasinya—antara lain melalui bantuan pendidikan bagi siswa berprestasi, bantuan infrastruktur, bantuan air bersih melalui Water for Life, serta penanaman pohon di area tangkapan air dan pelatihan masyarakat setempat melalui Coca-Cola Forest ,tandasnya.(rill)
Print Friendly, PDF & Email

LEAVE A REPLY