Palembang

Budiono Setiawan : Hormati Praduga Tak Bersalah

PALEMBANG, — Penangkapan SL (pengawai Imigrasi) yang menjadi viral di media sosial dengan barang bukti 10 butir pil ekstasi yang saat ini masih dalam proses pemberkasan oleh penyidik , hal ini dijelaskan oleh Kasat Reserse Narkoba Polresta Palembang, Kompol Achmad Akbar SIk SH kepada wartawan ,senin(26/03).
“Memang betul berkasnya kita yang tangani, kini masih tahap pemberkasan,” ungkapnya singkat.
Sementara, Kepala Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan HAM (Kemenkumham), Sudirman D Hurry melalui Kepala Imigrasi Klas I A Palembang, Budiono Setiawan didampingi Kepala Humas Imigrasi, Irawan menyerahkan sepenuhnya perkara ini kepada pihak kepolisian.
“Kita hormati proses hukum yang dilakukan penyidik kepolisian. Hingga saat ini kami masih berlandaskan praduga tak bersalah, kami belum bisa mengambil sikap untuk anggota kita yang disebut-sebut itu (SL_red). Namun, jika sudah ada titik terang, barulah bisa kita ambil tindakan. Artinya, jika terbukti sangsi paling ringan yaitu penurunan pangkat, maksimalnya ya pemecetan,” jelasnya.
Dikatakan Budiono, SL ditangkap saat diluar kedinasan (Cuti_red). Dan taunya berita penangkapan SL  dari rekan-rekan media ,katanya
“Kita tahunya dia cuti, ada urusan keluarga di Jakarta. Nah, ketika penangkapan bukan di kantor ataupun sewaktu bertugas. Namun, kami tidak mengelak kalau dia statusnya sebagai karyawan, dan sudah tiga tahun lebih bertugas disini,” ujarnya.
Selama bertugas, SL termasuk golongan karyawan yang aktif dan cerdas sehingga dan mempunyai jabatan yang bagus disini tambahnya
“Jujur saja, saya juga terkejut mendengar kabar ini. Sungguh tidak tidak terduga kalau dia tersandung kasus narkoba ini, sementara dia juga tahu konsekuensi bermain narkoba ini,” tegasnya.
Selama ini pihak Imigrasi klas 1 palembang rutin mengadakan siraman rohani , maupun test urine “hanya tahun ini saja kita tidak melaksakan itu dikarenakan keterbatasan dana”  dan untuk menjaga agar tidak merambah ke karyawan Imigrasi lainnya, berbagai langkah upaya prefentif  akan terus dilakukan , pungkasnya. (ern)

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button