Berbekal Rekaman CCTV Dua Pelaku 363 Berhasil di Bekuk Polsek SU I

274
PALEMBANG,the8news.com — Berdasarkan pantauan rekaman CCTV di lokasi kejadian, Akhirnya dua sekawan pelaku Pencurian Kendaraan Bermotor (Curanmor), berhasil diringkus tim Buru Sergap (Buser) Satreskrim Polsek Seberang Ulu I Palembang.
Kedua pelaku dibekuk tim Buser Polsek SU I Palembang, pimpinan Kanitres Iptu Irwan Sidik, saat keduanya berada di kediamannya masing-masing di kawasan jalan Panca Usaha Kecamatan SU I Palembang, pada Jum’at (8/2/2019) lalu.
Diketahui, kedua pelaku yakni Ari Putra (26), dan Jodi Iskandar (28). Bahkan dari kaki keduanya, petugas terpaksa memberikan tindakan tegas, dilumpuhkan dengan timah panas ,lantaran melawan dan hendak kabur saat ditangkap.
Kapolsek Seberang Ulu I Palembang, Kompol Mayestika Hidayat, melalui Kanitres Iptu Irwan Sidik, membenarkan penangkapan kedua pelaku Curanmor. Dimana penangkapan tersebut, diawali dari laporan korbannya yang masuk di Mapolsek SU I Palembang.
Dimana dalam laporan tersebut, korban sudah kehilangan satu unit sepeda motor jenis Honda Beat warna putih biru dengan nopol BG 3042 ABV, saat korban memarkirkan sepeda motornya di toko Mega Fashion di jalan KH Wahid Hasyim Kelurahan I Ulu Kecamatan SU I Palembang, pada 4 Januari 2019 lalu.
“Korban atas nama Susilawati. Dimana kedua pelaku sudah mencuri sepeda motor korban dengan menggunakan kunci letter T dan L,” ungkap Iptu Irwan Sidik, saat gelar press release, di halaman Mapolsek SU I Palembang, pada Jum’at (22/2/2019) sore.
Kedua pelaku berhasil diamankan, lanjut Irwan Sidik, setelah aksi kedua pelaku terekam CCTV dilokasi kejadian,tambahnya.
“Dari rekaman CCTV tersebut, kita berhasil menangkap kedua tersangka. Berdasarkan pengakuannya, kedua tersangka sudah tiga kali melakukan tindak pidana Curanmor. Atas ulahnya, kedua tersangka dikenakan pasal 363 ayat 1, 4 dan 5 KUHP, dengan ancaman diatas 5 tahun penjara,” tegasnya.
Sedangkan, ditempat yang sama pelaku Jodi mengakui aksinya tersebut terpaksa ia lakukan lantaran tidak mempunyai pekerjaan.
“Saya bertugas yang mengambil pak, sedangkan Ari menunggu dimotor, memantau situasi. Setelah berhasil, sepeda motornya kami jual di kawasan Kertapati, hasilnya kami bagi dua,” tutupnya, menyesali perbuatan yang ia lakukan. (Ro)
Print Friendly, PDF & Email

LEAVE A REPLY