Inovasi Baru Pelayanan Kesehatan Dengan “finger print”

93
Palembang, the8news.com – Penyelenggaraan Pogram Jaminan Kesehatan Nasional Kartu Indonesia Sehat (JKN-KIS) memiliki berbagai tantangan dalam pelaksanaannya, salah satunya adalah adanya potensi fraud (kecurangan).
Untuk mencegah hal tersebut, Kementerian Kesehatan telah mengeluarkan Peraturan Menteri Kesehatan (PMK) Nomor 36 tahun 2015 tentang pencegahan kecurangan (fraud) dalam pelaksanaan program Jaminan Kesehatan pada Sistem Jaminan Sosial Nasional.
Dalam peraturan tersebut disebutkan bahwa fraud merupakan tindakan yang dilakukan dengan sengaja oleh peserta, petugas BPJS Kesehatan, pemberi pelayanan kesehatan, serta penyedia obat dan alat kesehatan untuk mendapatkan keuntungan finansial dari program Jaminan Kesehatan dalam Sistem Jaminan Sosial Nasional melalui perbuatan curang yang tidak sesuai dengan ketentuan.
Untuk menghindari dan mencegah potensi fraud dalam pelayanan kesehatan dan terutama untuk kemudahan peserta JKN-KIS dalam mendapatkan layanan di rumah sakit, BPJS Kesehatan mengahadirkan inovasi baru dalam pelayanan kesehatan menggunakan finger print (fitur sidik jari) pada Fasilitas Kesehatan Rujukan Tingkat Pertama (FKRTL).
Ditemui di Ruang Kerja Direktur RS Hermina OPI Jakabaring “Reny Puspita” mengemukan bahwa RS.Hermina OPI Jakabaring yg merupakan rumah sakit anggota Hermina Hospital Group yg ke-30 sudah bisa melayani peserta BPJS kesehatan per tanggal 9 Mei 2019, sehingga sebagai RS ke-3 dan RS Swasta pertama di Kabupaten Banyuasin, RS Hermina OPI Jakabaring merasa bangga dapat memberikan kontribusi yg lebih besar dalam dunia kesehatan di Kabupaten Banyuasin melalui program JKN KIS, dan Sumatera Selatan pada umumnya.
RS. Hermina Opi Jakabaring dengan status Rumah Sakit Umum Kelas C yang menyediakan Layanan Poliklinik Spesialis dan Klinik Tumbuh Kembang, Gawat Darurat, Kamar Operasi, Kamar Bersalin,  Rawat Inap, ICU-PICU-NICU, dan Layanan Penunjang seperti Laboratorium, Radiologi, Farmasi, Kami memberikan apresiasi yang sebesar-besarnya terhadap dukungan Pemerintah Daerah Kabupaten Banyuasin khususnya Dinas Kesehatan, dan BPJS Kesehatan Cabang Palembang atas dukungan yang telah diberikan, ujar Reny.
Dengan bertambahnya RS Hermina OPl Jakabaring sebagai RS provider BPJS Kesehatan diharapkan masyarakat Banyuasin dan Sumatera Selatan dapat memperoleh akses pelayanan kesehatan dengan lebih mudah, terlebih lagi dengan pemberlakuan  sistem  rujukan online dan sistem identifikasi pasien dengan finger print yang sudah dijalankan di semua jenis layanan di RS seperti RJTL dan RITL, diharapkan dapat meningkatkan kualitas pelayanan bagi para peserta JKN-KIS, tambah Reny.
Lebih lanjut Reny mengatakan bahwa secara teknis, sistem finger print bagi pasien ini dapat memastikan peserta yang berobat adalah yang berhak mendapatkan layanan sesuai dengan kepemilikan kartu peserta sehingga dapat meminimalkan kejadian kecurangan yang mungkin dapat dilalukan oleh peserta dan dengan terkoneksinya finger print otomatis dengan SEP ini dpt mengurangi antrian peserta dengan respon time pencetakan SEP cepat.
Kami juga akan mengoptimalkan fungsi dan utilisasi rumah sakit sebagai penyedia layanan kesehatan  dan terbukanya akses pelayanan kesehatan seluas-luasnya bagi seluruh masyarakat yang memberikan dampak meningkatnya derajat kesehatan masyarakat, tutup Reny.(rill/ern)
Print Friendly, PDF & Email

LEAVE A REPLY