Aksi Damai ASB Tuntut Kejati Usut Tuntas KKN di Kabupaten Muratara

18
Palembang;the8news.com
Aktivis Sumsel Bersatu (ASB) bersama Masyarakat,Pemuda, dan Mahasiswa  mengelar Aksi Demonstrasi  Damai yang bertempat dikejaksaan Tinggi Sumsel  yang bertempat di Jln.Gubernur H.A BastariJaka Baring.08/11/2019.
Aksi Demonstrasi ini adalah lanjutan aksi Demonstrasi yang pernah dilakukan di Kejaksaan Tinggi ,karena belum adanya pengusutan kepada Kabupaten Muratara yang di laporkan.
“Berdasarkan laporan keuangan pemeritah kabupaten Musi Rawas Utara untuk tahun anggaran 2018(LHP BPK RI) ditemukanaya dugaan kelemahan sistem pengendalian intern dalam penyusunan laporan keuangan karena PPOPD belum dilaksanakan secara memadai.
Kekurangan kas, Kekurangan Volume atas 22 paket pekerjaan belanja modal pada 4 OPD,serta dana hibah Bupati Musi Rawas Utara”.
Dari laporan tersebut di duga adanya indikasi atau dugaan praktek Korupsi,Kolusi,dan Nepotisme pada Pemerintah Kabupaten Musi Rawas Utara soal APBD tahun 2018 dan Dana Hibah Bupati Musi Rawas.
Dari hasil invetigasi di lapangan di temukan dugaan Korupsi dari jual beli Gas bagian Negara Kks Pertamina Hulu Energi(PHE).karena bukan Pemprov Sumsel yang menikmati hasilnya melainkan  Perusahaan Swasta yang mendapatkan keuntungan Pantastis, Pt.PDPDE Sumsel.
Aktivis Sumsel Bersatu melalui Aksi Demonstrasi ini menyatakan sikap kepada Kejaksaan Tinggi Provinsi Sumsel untuk mentela’ah dan melakukan penelitian terhadap kerugian Negara berdasarkan Pemeriksaan laporan Keuangan  Pemerintah Kabupaten  Musi Rawas Utara untuk Anggaran Tahun 2018(LHP BPK RI).
Meminta kepada Kejaksaan Tinggi harusmengusut tuntas Dana Hibah Bupati Muratara tahun 2018 serta menggusut tuntas temuan kerugian keuangan Negara  terhadap APBD Muratara tahun 2018 berdasarkan LHP BPK RI tahun 2018.
Kejaksaan Tinggi Provinsi Sumsel  untuk melakuka penyelidikan dugaan kasus Korupsi,Kolusi,dan Nepotisme(KKN).dan segera membentuk team khusus lapangan untuk mengusut tuntas dugaan KKN.
Serta memminta kepada Kejaksaan Tinggi Provinsi Sumsel agar segera menetapkan tersangka  terkait dugaan KKN atas penjualan Gas Bagian Negara di Perusaan  Daerah  Pertambangan dan Energi(PDPDE)yang saat ini berubah nama menjadi  PT.Sumsel Energi Gemilang.
Poin penting yang ingin di sampaikan Aktivis Sumsel Bersatu:
Mendesak Kajati Sumsel segera mengambil alih pengaduan persoalan laporan LSM tentang Indikasi Korupsi Bupati Kabupaten Muratara yang ada di kajari Musirawas.
Mendesak kajati Sumsel agar segera memangil dan memeriksa dugaan keterlibatan Bupati kabupaten Muratara Terkait  persoalan KKN di Pemerintahan.
Mendesak Kajati Sumsel agar segera memutasi jabatan Kajari Kabupaten Muratara yang terlalu lamban dalam mengungkap kasus indikasi korupsi di kabupaten Muratara.
Mendesak Kajati sumsel agar segera memangil dan memeriksa dugaan kasus keterlibatan adanya unsur Nepotisme Kekerabatan Bupati Muratara atas indikasi Korupsi Proyek Irigasi dan proyek lainnya.
Di dalam orasinya johanes firano menyampaikan kalau kasus ini tidak di tindak lanjuti oleh pihak Kajati maka aksi ini akan berlanjut ke kajagung.tegasnya
Adapun koordinator Aksi Johanes Firano,Dede Chaniago ,Partogi Sitinjak,Susi,Ing Suardi,Saipul ,Okta,Pahmi,Dedi,ditambah lagi Aktivis Sumsel Berstu(ASB) yang tergabung dalam Presedium.berjalan dengan lancar dan damai.
Dilakuan penyerahan tuntutan oleh ASB dan Masyarakat yang diwakili; Johanes Firano terhadap kasus Muratara kepada  Bapak Muhammad Padli Habibi sebagai Kasub Humas dari Kejati.(Dn)
Print Friendly, PDF & Email

LEAVE A REPLY