Uncategorized

Puskesmas Lais Gelar Lokakarya Lintas Sektor, Medco Bantu Bangun Ruang Tunggu Pasien ISPA

MUBA, The8news.com – Unit Pelaksana Teknis (UPT) Puskesmas Lais mengadakan pertemuan Lokakarya Lintas Sektoral triwulan III, dalam rangka mencari solusi untuk meningkatkan kualitas layanan dan meningkatkan sinergitas serta membangun komitmen.

Kegiatan Mini lokakarya lintas sektor triwulan III , yang di pusatkan di aula Puskesmas Lais kecamatan Lais kabupaten Musi Banyuasin, Rabu (19/10/2022).dihadiri Camat Lais yang diwakili oleh Sekcam Lais Marsopi, SKM.MM Kapolsek Lais Iptu Hendra Sutisna, Korami di wakili Babinssl, Kepala KUA, Para Kades dalam wilayah kerja Puskesmas Lais, PT Medco E&P, PTPN VII, Korwil Dikbud , Tokoh Masyarakat dan tokoh Agama.

Kegiatan Mini Loka karya Lintas Sektor Tri Wulan III yaitu pembahasan tentang pembentukan serta komitmen bersama penyelenggaraan Posyandu orang Dalam Gangguan Jiwa (ODGJ) dan disabilitas diwilayah kerja UPTD Puskesmas Lais.

Dinas Kesehatan kabupaten Muba yang diwakili Kepala UPT Puskesmas Lais Leli Hefni. SKM. MKes , dalam paparan nya menjelaskan bahwa pembangunan bidang kesehatan perlu melibatkan peran serta lintas sektor.

“Maka melalui lokakarya mini lintas program dan lintas sektoral ini dapat memberikan solusi untuk meningkatkan pelayanan kepada masyarakat sesuai dengan Fisi kita mewujudkan masyarakat sehat mandiri dan berkeadilan.harapnya,” kata Leli.

Selain itu lokakarya mini lintas sektor itu juga untuk melihat hasil kegiatan Puskesmas sesuai dengan perencanaan Puskesmas.

“Teridentifikasi masalah dan hambatan pelaksanaan kegiatan dan tersusunnya rencana kerja untuk periode selanjutnya,” katanya.

Untuk pasien Orang Dalam Gangguan Jiwaan (ODGJ), ada yang kambuh. Lanjut Leli ,Itu dikarenakan pasien tidak teratur minum obat, kalau Posyandu ODGJ sudah terlealisasi di desa desa, otomatis itu akan menimalisir intikatbadio kekambuhan , maka dari itu kita akan mengadakan Posyandu bersama petugas , inti nya ODGJ itu harus rutin minum obat secara teratur.

ODGJ itu sulit disembuhkan secara total, namun bisa di memimalisir kekambuhan nya,yaitu dengan cara kontrol yang teratur, minum obat rutin.

Seperti dukungan yang di sampaikan pak kapolsek Lais, baru baru ini dapat laporan dari kepala desa Tanjung Agung Timur, bahwa ada pasien ODGJ yang mengamuk , di antarkan ke polsek, selanjutnya di konservasi selama 10 hari , dimasukkan ke sel , atas persetujuan keluarga dan kepala desa, di beri edukasi, di kasih makan, minum dan rokok dan di beri kegiatan membersihkan halaman. Selanjutnya setelah tenang di serahkan kembali kepada keluarga nya. Ini merupakan suport dan dukungan, terimakasih Pak Kapolsek, ungkapnya.

Kedepan, kita akan tetap berbenah dengan pasilitas yang ada. Maka dari itu penggalangan kerja sama dan dukungan antar lintas program dan lintas sektor sangat penting bagi kita semua, untuk meningkatkan pelayanan Umum. Jelas leli Hepni.

Leli juga menyampaikan tahun 2022 ini kita mendapatkan bantuan pembangunan ruang tunggu untuk penyakit Infeksi Saluran Pernapasan Akut (ISPA) dari PT Medco E&P . Alhamdulillah pembangunan nya sudah selesai dan hari ini langsung Peresmian Gedung.

” Alhamdulillah pembangunan ruang tunggu Infeksi Saluran Pernapasan Akut (ISPA) sudah selesai, bantuan ini sangat bermanfaat, Terimakasih kepada pihak PT Medco E&P atas bantuan nya’, ungkap nya.

Dengan adanya ruang tunggu tersebut, Pasien Penyakit ISPA dan non ISPA itu dibedakan jalur masuk pasien nya nanti diarahkan oleh petugas,

Sementara itu , Camat Lais Demoon Hardian Eka Suza SSTP MSi di wakili sekcam Marsofi SKM MM sangat mengaoresiasi kegiata Lokakarya Lintas sektor , karena dengan adanya program ini dapat meningkatkan kerja sama dalam mensukseskan terwujud nya masyarakat sehat .

” Saya berharap lintas sektor komitmen dalam mendukung visi puskesmas, guna terwujudnya masyarakat sehat”, pungkasnya (wan)

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button