Palembang

Dodi – Giri Himbau Semua Tim Untuk Kawal Suara Hingga Rekapitulasi Akhir

Palembang,the8news.com — Sehari setelah pencoblosan pilkada serentak pasangan calon Gubernur dan Wakil Gubernur nomor urut 4 , Dodi Reza Alex dan Giri Ramanda Kiemas menggelar konfrensi pers terkait hasil Quick Count lembaga survei di posko Hang Jebat, kamis (28/6).

Dodi menghimbau kepada seluruh saksi dari timnya untuk menjaga suara Dodi – Giri serta C1, ” Kita inventalisir permasalahan di beberapa TPS. Karena bila ada Saksi kita melihat  masalah dibeberapa TPS ,dan Kita akan minta bawaslu untuk menindaklanjutinya terkait pelanggaran tersebut, Terutama masifnya money politik di H-3 dan h-7 sebelum pencoblosan. Kita minta saksi kumpulkan c1 Sumsel.  Karena hasilnya tidak sesuai dengan quick qount dari lembaga survei. Analisa sementara kita menang di 11 kabupaten/kota,” katanya.

Dodi mengatakan,  alhamdulilah kemarin kita sudah melakukan hak konstitusi di Pilgub Sumsel.  Secara garis besar saat pencoblosan,   aman dan damai. Walaupun dalam prosesnya ada yang harus dibenahi.Dari hasil hitung cepat.  Ada beberapa lembaga survei yang mengeluarkan hasil surveinya.

Tim kita tetap berpegang pada keputusan KPU secara resmi.  Tidak ada yang saling klaim kemenangan. Keputusan KPU yang menetapkan pemenang pilkada. Kita berharap Pilkada Sumsel. Yang outputnya hasilnya yang didapat sesuai aturan.

Dodi menjelaskan,  penyelenggaraan harus mengacu perundang -undngan yang berlaku, mulai pencalonan,  pencoblosan,  hingga perhitungan suara akan sesui aturan.

“Tim Dodi dan Giri ingin menjaga suara kami. Pilgub Sumsel harus bersih dari awal sampai akhir sesuai aturan. Kami menghimbau seluruh saksi Dodi dan Giri untuk mengawal suara, dan  c1 sampai rekaputalasi akhir,” bebernya.

Dodi mengungkapkan, pihaknya meminta seluruh saksi Dodi dan Giri untuk tetap waspada,  jangan sampai ada hal hal yang mengganggu suara Dodi dan Giri. ”  Kita jaga,  kawal.  Harus sesuai peraturan mulai dari awal sampai penetapan Gubernur oleh KPU. Kita berharap hasil pilkada ini mempunyai legitimasi bisa membawa sumsel kedepan lebih baik lagi. Insyaallah Dodi Giri siap mengikuti sesuai proses,” katanya.

Dodi menambahkan,  quick qount ada juga yang tidak valid. Contohnya di DKI dan Jabar yang hasilnya salah. “Kami memastikan suara yang kami dapatkan adalah suara sah masyarakat sumsel yang mencoblos nomor 4. Kami berharap proses Pilkada ini dari awal hingga akhir harus sesuai perundang-undangan. Kita jaga suara kita.  Kami tetap optimis Dodi dan Giri menang,” paparnya.

Sementara itu Giri mengatakan, dibeberapa quict qount paslon no 4 dinyatakan kalah 1 sampai 4 persen.  Itu ada margin eror.

Giri menambahkan,  dari hasil survei lembaga survei,  semua masih ada margin eror.  Sehingga belum bisa menjadi patokan. ” Kita belum bisa menentukan pemenang yang sesungguhnya. Kita menunggu hasil dari KPU.  Kita minta semua bersabar. Kita awasi kinerja kpu dalam merekaputulasi,” pungkasnya.(ern)

Related Articles

One Comment

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button