Palembang

Ketua DPRD Kota Palembang Terima Tokoh Masyarakat Gandus

PALEMBANG, – Terkait adanya jalan yang rusak dan berlobang didaerah kecamatan gandus, Tokoh pemuda dan masyarakat gandus mendatangi DPRD Kota Palembang untuk mengadakan audensi bersama anggota Dpr dari perwakilan komisi III dengan dapil yang terkait dan kepala dinas PUPR Kota Palembang  yang diterima langsung oleh Ketua DPRD Kota Palembang H.Iwan Darmawan.SH.
Ketua DPRD Kota Palembang H.Iwan Darmawan sangat mengapresiasi masyarakat dan tokoh pemuda masyarakat peduli gandus, menurutnya ada 12 tuntutan yang ingin mereka sampaikan kepada kami, mulai dari infrastruktur jalan, drainase, parit maupun talut jelas Iwan.
” mereka datang , Selaku masyarakat gandus yang tau benar dengan keadaan lingkungan wilayahnya, terutama masalah kendaraan yang melebihi muatan , mereka kesini menginginkan untuk segera mencari solusinya,” jelas Iwan  saat usai audiensi dengan masyarakat gandus di ruang kerjanya, Selasa (6/3/2018).
Masih dijelaskannya, mereka juga meminta supaya ada jalan alternatif, karena apabila jalan rusak dan banjir mereka tidak ada jalan lain, atau jalan alternatif  sehingga mereka merasa kasihan dengan anak-anak sekolah maupun orang yang akan melakukan aktivitasnya sehari hari  , tambahnya.
Dalam menanggapi hal tersebut dirinya akan segera melakukan rapat koordinasi dengan anggota DPRD Kota Palembang terutama dapil 5  yang selalu membahas tentang masalah tersebut, dalam menyerap aspirasi masyarakat dirinya akan melakukan koordinasi dengan komisi tiga sejauh mana anggaran dan program untuk didaerah gandus dan sekitarnya , yang telah dimasukkannya kedalam program pemerintah kota palembang ungkapnya.
“Kita akan sidak turun langsung kelapanagan untuk mengetahui sejauh mana permasalahannya, dan juga batas antara jalan kota dan provinsi,”katanya.
Sementara itu , Ridho Rambang perwakilan dari masyarakat gandus mengatakan ada 12 tuntutan yang diajukan , pertama terkait infrastruktur jalan, untuk perbaikan infrastruktur jalan  secara keseluruhan dan permanen dari mulai titik KS sampai pulo kerto lebih kurang panjangnya sekitar 5 km yang saat ini hampir 80 persennya hancur, bebernya
” kepada DPRD Kota Palembang, kami juga meminta agar segera dibangunkan drainase dipinggir jalan sepanjang kiri kanan bahu jalan, selain itu kita juga meminta perusahaan disana yang melakukan usaha diwilayah gandus untuk bisa berpartisipasi baik dalam bentuk CSR ataupun dalam bentuk lainnya sehingga jalan dan infrastruktur digandus bisa terawat dengan baik,”harapnya.
Mewakili masyarakat gandus Dirinya juga meminta kepada Pemerintah Kota Palembang khususnya DPRD Kota Palembang untuk membatasi tonase, karena jelas “rambu tonase jalan digandus itu 5 ton” , tapi yang lewat diatas 8 ton da ,ditambahkannya  Dishub Kota Palembang seakan tutup mata tidak melakukan penyetopan pada kendaraan tersebut ungkapnya
“tuntutan utama kepada DPRD untuk segera merealisasikannya sehingga nantinya pembangunan ini bisa berjalan baik di tahun 2017, 2018 dan 2019 nanti,”imbuhnya.
Untuk penganggaran dari DPRD Kota Palembang dirinya mengungkapkan, Bahwa dirinya pernah bertemu dengan Walikota Palembang pada bulan desember 2017 ada penganggaran 12 milyar, 9.5 milyar untuk perbaikan pengecoran jalan dan 2.5 milyar untuk perbaikan dijalan patahan ungkapnya
“Tapi kami mendapatkan informasi dari dinas PUPR Kota Palembang bahwa dana yang ada itu 2.5 milyar untuk jalan patahan dan 3.4 milyar ada untuk pengecoran jalan, itu informasi yang kami dapat di bulan januari 2018,”ungkapnya
Setidaknya butuh sekitar 30 milyar untuk perbaikan jalan secara keseluruhan, tandasnya.(ern)

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button