NewsPalembang

Pecatan TNI Dalang Penculikan Dzaky

Palembang, The8news.com – Suhartono (38) Pecatan Anggota TNI jadi dalang penculikan terhadap bocah empat tahun bernama Dzaky Ichandra. Motifnya kedua pelaku ingin meminta tembusan kepada keluarga korban sebesar Rp 100 juta.

Suhartono mengakui dirinya nekat melakukan aksi tersebut lantaran faktor ekonomi untuk membiayai pengobatan sangat istri tengah sakit. Dirinya bersama rekannya berniat meminta uang tebusan.

“Rencananya uang tersebut akan digunakan untuk biaya Rumah Sakit isteri, tapi kami belum sempat minta tebus berita di media dan sosial media sudah viral. Karena panik akhirnya kami lepaskan dan pura-pura yang menemukan bocah tersebut.” ujarnya. Sebelum di tangkap Suhartono sendiri berencana hendak melarikan diri. Namun diurungkan niatnya lantaran tidak punya ongkos untuk ke luar kota.

“Bingung mau lari ke luar kota tapi tidak punya uang dan tetap sembunyi di Palembang saja,” terangnya.

Selain mengamankan kedua pelaku, petugas juga menyita dua unit sepada motor, dan pakaian serta helm yang digunakan pelaku untuk beraksi saat melakukan penculikan. Kapolrestabes Palembang, Kombes Pol Irvan Prawira Satya Putra didampingi Kasat Reskrim Polrestabes Palembang, Kompol Edi Rahmat Mulyana mengatakan kepada rekan media Sabtu (20/2)  malam pihaknya telah menuntaskan perkara penculikan yang sempat heboh di Kota Palembang.

“Pagi tadi adik kita Dzaky sudah kembali kepada orang tuanya, dan kita semua sepakat bahwa meskipun korban sudah kembali kepada orang tuanya jajaran Satreskrim Polrestabes tetap melakukan penyelidikan terhadap pelaku dan motifnya,” katanya saat rilis di Mapolrestabes Palembang.

Masih kata Irvan, petugas telah mengumpulkan informasi serta melakukan penyelidikan.

“Kita dapati keanehan-keanehan, keanehan tersebut yakni seorang anak pukul 5 sore berjalan kaki sendirian dengan tangan terikat dan mata tertutup kemudian ditemukan seseorang dan diserahkan kepada polisi.

“Dengan keanehan seperti itu maka kita lakukan penyelidikan, dari orang yang menyerahkan pertama kali kepada petugas Polrestabes Palembang. lalu dari gelagat pelaku saat menyerahkan korban kepada anggota kita,” Kapolrestabes Palembang.

Kemudian petugas langsung mendatangi rumah Sutriyono dan mengamankannya, setelah dilakukan pengembangan. Benar saja ternyata Sutriyono salah satu dari penculik tersebut,

“Untuk motif penculik tersebut lantaran faktor ekonomi,” tukasnya.

Kemudian pelaku akan dikenakan yakni pasal dikenakan UU No 35 tahun 2014 tentang perubahan atas 23 tahun 2002 tentang perlindungan anak dan tindak pidana penculikan anak diatur dalam pasal 83 UU 23 tahun 2002. (Ern)

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button