Serah Terima Jabatan: Ardi Armansyah Resmi Pimpin Nagari Ambuang Kapua Sungai Sariak
AMBANG KAPUA SUNGAI SARIAK — Jumat, 28 Agustus 2026, menjadi hari bersejarah bagi segenap masyarakat Nagari Ambuang Kapua Sungai Sariak. Pada hari tersebut, secara resmi dimulainya babak baru dalam perjalanan pemerintahan nagari dengan pengembanan amanah kepemimpinan oleh Wali Nagari terpilih, Bapak Ardi Armansyah. Langkah ini menandai perpindahan tongkat estafet kepemimpinan yang diharapkan membawa angin segar dan kemajuan bagi daerah tercinta.
Prosesi serah terima jabatan dilaksanakan dengan khidmat di Kantor Camat VII Koto. Usai acara berakhir, suasana berubah menjadi penuh haru, semangat, dan kehangatan kebersamaan. Masyarakat yang telah menanti pun turut serta mengarak Wali Nagari terpilih, Ardi Armansyah, menuju Kantor Wali Nagari Ambuang Kapua Sungai Sariak dalam perjalanan yang penuh sukacita dan harapan.
Arak-arakan tersebut bukan sekadar perjalanan fisik menuju kantor pemerintahan, melainkan simbol persatuan dan ikatan batin antara pemimpin dan masyarakat. Untuk pertama kalinya, Ardi Armansyah melangkahkan kaki memasuki Kantor Wali Nagari sebagai pemimpin sah yang terpilih, mengawali lembaran pengabdian dan memikul tanggung jawab besar yang telah dipercayakan kepadanya oleh segenap warga.
Momen bersejarah ini menjadi bukti nyata bahwa kepemimpinan yang kini berdiri bukanlah milik perorangan maupun sekelompok golongan semata. Jabatan tersebut adalah amanah luhur yang lahir dari suara hati, pilihan sadar, serta kepercayaan yang diberikan oleh masyarakat Nagari Ambuang Kapua Sungai Sariak melalui jalur demokrasi yang telah berlangsung.
Dalam pidato pertamanya di awal masa jabatan, Ardi Armansyah menyampaikan pesan yang sarat makna dan semangat persatuan. Beliau dengan tegas menegaskan bahwa kemenangan yang diraih dalam Pemilihan Wali Nagari bukanlah kemenangan pribadi, melainkan kemenangan mutlak milik seluruh masyarakat Nagari Ambuang Kapua Sungai Sariak.
“Kemenangan saya menjadi Wali Nagari adalah kemenangan seluruh masyarakat Nagari Ambuang Kapua Sungai Sariak,” ujar Ardi Armansyah disambut tepuk tangan hadirin. Beliau pun mengajak segenap masyarakat untuk bersatu kembali dan melangkah bersama membangun nagari. Perbedaan pilihan yang muncul dalam proses pemilu hendaknya menjadi bagian perjalanan yang berlalu, bukan sekat pemisah di masa yang akan datang.
Ardi Armansyah juga menegaskan komitmennya untuk mewujudkan seluruh visi dan misi yang telah dipaparkan kepada masyarakat selama masa pencalonan. Namun demikian, beliau menyadari sepenuhnya bahwa cita-cita pembangunan tidak akan mampu tercapai sendirian. Dibutuhkan dukungan, pemikiran, kritik yang membangun, serta partisipasi tulus dari seluruh elemen masyarakat agar rencana menjadi kenyataan.
Oleh karenanya, beliau memeluk seluruh unsur nagari—mulai dari perangkat nagari, Bamus, lembaga-lembaga nagari, Niniak Mamak, Alim Ulama, Cadiak Pandai, Bundo Kanduang, Pemuda, hingga seluruh lapisan masyarakat—untuk melenyapkan sekat perbedaan pilihan dan bergandengan tangan. Dengan semangat badunsanak, basamo mangko manjadi, mari kita jadikan perbedaan sebagai kekuatan dan kebersamaan sebagai jalan menuju Nagari Ambuang Kapua Sungai Sariak yang makin maju, berkembang, dan sejahtera.
Anas pilihan

