Musi BanyuasinNews

Sering Byar Pet ,Warga desak PLN Perbaiki Jaringan Listrik

Muba, The8news.com – Terkait seringnya padam lampu listrik di wilayah Kecamatan Lais, membuat sejumlah warga setempat geram. Hal itu terlihat saat pihak PT PLN (Persero) ULP Pangkalan Balai, Provinsi Sumatera Selatan melakukan sosialisasi potensi bahaya listrik, di Aula Kantor Camat Lais, Senin (1/2).

Kepala Desa Lais Kecamatan Lais Kabupaten Musi Banyuasin (Muba) Hasrullah mengatakan masyarakat sering melapor dan bertanya .

Mengapa listrik di wilayah kita sering terjadi pemadaman hingga berjam-jam, pada hal tidak ada hujan, kalau hujan tambah lagi listik padam. Untuk itu kami mewakili masyarakat meminta agar pihak PLN Konsisten dalam pelayanan listrik kepada masyarakat.

“Mengapa listrik di wilayah kita sering terjadi pemadaman hingga berjam-jam, jika di hubungi ke pihak PLN, alasannya selalu masalah gangguan dari tumbuh-tumbuhan (Ranting patah), masalah travo meledak. Kalau permasalahan gangguan padamnya lampu PLN berasal dari tumbuh tumbuhan/pohon,pekerjaan tebas bayangnya di kordinasihkan dengan kepala desa masing masing wilayah, libatkan warga setempat,” ungkap Hasrullah.

“Saya berharap pihak PLN segera memperbaiki jaringan PLN yang dianggap rawan gangguan dari tumbuh-tumbuhan, termasuk memperbaiki kondisi tiang yang condong dan tidak laik pakai yang dapat membahayakan pengendara dan pemukiman warga,” imbuhnya.

Senada juga dikatakan Ketua BPD Desa Teluk Kijing II Kecamatan Lais, Lumbantobing. Dirinya mengeluhkan kondisi listrik di daerahnya yang kerap kali padam lampu listrik.

“Sebulan yang lalu desa kami listrik sering padam, bahkan pemadaman dalam sehari sering berulang kali. Bahkan bulan ini, bukan hanya masyarakat, saya sendiri mengalami kerusakan lampu dan 1 kulkas,” keluhnya.

Lebih lanjut, Lumban mengatakan setiap kali padamnya PLN warga setempat mengadukan hal itu kepada Kepala Desa dan BPD sesetempat.

“Kami tidak bisa menjawab atas laporan warga tersebut. Pada saat warga mengalami keterlambatan pembayaran, pihak PLN memberikan surat peringatan pemutusan, sementara pelayanan PLN terhadap masyarakat atau pelanggan tidak ada peningkatan perbaikan, malah listrik byar pet sering terjadi,” tanyanya.

Bahkan ada salah satu tokoh masyarakat yang tidak mau disebut namanya mengatakan PLN perusahaan kejam kejam, orang tuanya terlambat bayar dua bulan listrik diputuskan, tidak ada kompromi, semantara listrik sering terjadi byar pet, ujarnya dengan nada geram.

Menanggapi hal itu, Supervisor Tehnik PLN ULP Pangkalan Balai Juniyardi Alamsyah gmenjelaskan, aturan sekarang bila pelanggan terlambat dua bulan itu sudah dikasih peringatan dan diputkan aliran listriknya serta meterannya dicabut karena meteran milik PLN. Dan penyebab padamnya listrik akibat terencana dalam bentuk pemeliharaan.

“Jadi setiap jaringan seperti tiang, kabel itu ada masanya untuk dilakukan peliharaan. Dimana dalam pemeliharaan ini ada yang masih dilakukan pemadaman dan ada juga pekerjaan yang dilakukan tanpa pemadaman,” jelasnya.

Sementara, padam akibat gangguan diperkirakan 80 hingga 90 persen diakibatkan tanam tumbuh.

“Dimusim hujan seperti saat ini, hujan dikit, angin dikit mati lampu. Hal ini sudah kami inspeksi mulai dari Philip 1, Philip 5, Philip 9, Teluk Kijing, Tanjung Agung, Lais Utara, masih banyak tanam tumbuh yang dekat dengan kabel,” imbuhnya.

Saat diwawancara beberapa awak media, terkait antisipasi dan upaya pihak PLN kedepan.

Juniyardi Alamsyah menjelaskan, pihaknya akan terus melakukan pembersihan jaringan atau tebas bayang. (wan)

Related Articles

26 Comments

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button