Lampung

Tikam Kawan Sendiri, TC Akhirnya Menginap di Hotel Prodeo

Tulang Bawang, The8news.com – Polsek Penawar Tama berhasil menangkap pelaku tindak pidana penganiayaan dengan menggunakan senjata tajam yang mengakibatkan korban mengalami luka berat dengan tempat kejadian perkara (TKP) lapo tuak, Kampung Makarti Tama, Kecamatan Gedung Aji Baru.

Kapolsek Penawar Tama Iptu Timur Irawan SH mengatakan pelaku penganiayaan ditangkap pada hari Minggu (06/12), sekitar pukul 23.30 WIB, saat sedang berada di rumahnya di Kampung Sidoharjo.

“Pelaku penganiayaan yang berhasil ditangkap ini adalah seorang pemuda berinisial TC (21), berstatus pengangguran, warga Kampung Sidoharjo, Kecamatan Penawar Tama, Kabupaten Tulang Bawang,” ujar Iptu Timur, Selasa (08/12).

Kapolsek menjelaskan, mulanya hari Minggu (06/12) malam, pukul 19.30 WIB, korban HS (21), yang masih berstatus pelajar SMK kelas 3, warga Kampung Tri Jaya, Kecamatan Penawartama, bersama dengan pelaku dan tiga orang temannya pergi bersama ke Lapo Tuak yang ada di Kampung Makarti Tama

“Setelah tiba di lapo tuak,mereka langsung duduk bersama, lalu memesan minuman keras (miras) jenis tuak dan minum bersama. Sekitar pukul 21.00 WIB, korban memukul-mukul meja,saat itulah pelaku langsung mengeluarkan senjata tajam (sajam) jenis pisau dan menusukkan pisau tersebut ke arah korban sehingga mengenai kening atas sebelah kiri,” terangnya.

Kapolsek menambahkan, setelah kejadian tersebut, teman-teman korban yang ada di TKP langsung melerai antara pelaku dan korban. Korban lalu dibawa ke klinik untuk mendapatkan pertolongan, pelaku ini sempat membantu korban dan setelah itu pelaku pulang ke rumahnya.

“Pelaku dan korban ini sebelumnya tidak pernah ada permasalahan dan tidak ada dendam, menurut keterangan dari pelaku, penganiayaan yang dilakukannya terhadap korban murni efek dari miras jenis tuak yang mereka minum bersama,” jelas Iptu Timur.

Saat ini pelaku sudah ditahan di Mapolsek Penawar Tama dan dijerat dengan Pasal 351 ayat 2 KUHP Tentang penganiayaan yang mengakibatkan luka berat dan diancam dengan pidana penjara paling lama 5 tahun.(Yadi)

Related Articles

25 Comments

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button