NewsPalembang

Vaksinasi Terhadap Jajaran Dinas Pendidikan

Palembang, The8newscom РKadisdik Kota Palembang H A Zulinto mengatakan jajaran Dinas Pendidikan (Disdik) Palembang, Senin (8/3) melakukan  vaksinasi termasuk kepala sekolah dan guru.

“Ada lebih dari 800 orang yang akan menerima vaksin tahap pertama dalam 2 hari ini akan divaksin,” saat diwawancarai di Gedung Disdik Kota Palembang.

Dikatakannya, sesuai dengan diskusi antara Disdik Kota Palembang dengan Ikatan Dokter Anak (IDA), Ombudsman RI Perwakilan Sumsel beberapa minggu yang lalu, pembelajaran tatap muka bisa dibuka setelah kepala sekolah dan para guru divaksin.

“Maka kita menunggu sekarang ini, sebelum divaksin masih terlalu berbahaya. Karena yang mau divaksin banyak tidak hanya guru negeri tapi dari swasta dari paud semua divaksin. Jadi lebih kurang 17 ribuan termasuk swasta dan kemenag, jadi ada 17 ribu yang harus divaksin,” ujar Zulinto.

Ditambahkannya, Disdik Kota Palembang segera mengirimkan surat ke Kementrian Pendidikan agar Kota Palembang menjadi kota yang diprioritaskan

“Kita menunggu, mudah mudahan nanti kami juga akan berusaha membuat surat kekementerian pendidikan supaya Kota Palembang bisa ada diprioritaskan untuk divaksin, para guru guru kita dan mungkin dinas kesehatan dari kementerian kesehatan juga akan memberikan yang sama kepada guru guru, jadi kita menunggu sekarang,” katanya.

Lebih lanjut Zulinto menuturkan, kalau memang bertahap kita akan pilah dulu sekolah mana yang sudah siap maka guru gurunya akan segera divaksin. Jadi kita akan sedikit memilah dulu.

“Tapi kalau memang semuanya sudah cukup untuk divaksin semuanya ikut divaksin. Jadi tidak lagi dipilah pilah, seandainya dipilah tetap menjadi satu, apakah yang dipilah ini tidak termasuk yang berbahaya karena mereka ada pertemuan pertemuan dimana saja, maka seyogyanya lebih aman itu semua sudah divaksin,” ungkap Zulinto.

Menurutnya, jika vaksin ini sudah selesai kemungkinan semua akan serentak belajar tatap mukanya. “Siapa tahu ada CSR yang membantu untuk swasta dan sebagainya, makanya kita lihat perkembangannya,” ujar dia.

Masalah pendidikan sudah masalah bersama, mungkin saja dari perusahaan ada yang membantu guru.

“Kita menghimbau kalau memang vaksin ini sudah bisa dilakukan, kenapa enggak dibantu guru guru ini, saya enggak tau mekanismenya seperti apa. Sekolah swasta sama dengan sekolah negeri sama sama harus disubsidi oleh pemerintah, jangan dikembalikan keyayasan, yayasan nanti tidak mampu, ya mahal, jadi kita kembalikan kepemerintah lah subsidinya,” harap Zulinto.

” Kita menunggu artinya apabilah 17 ribu guru di Palembang sudah divaksin, baru bisa belajar secara tatap muka, walaupun dia sudah zona hijau atau kuning tetapi kalau belum divaksin Ikatan Dokter tidak merekom itu,” pungkasnya. (Niken)

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button