Uncategorized

Penghuni Rutan Sempat Koma Sebelum Meninggal

Palembang, — Sempat dirawat selama seminggu di Rumah Sakit Umum Muhammad Husien (RSMH) Palembang, Bisan Azhari (43), Narapidana penghuni Lapas merah Mata, akhirnya menghembuskan nafas terakhrinya, Selasa (20/3/2018) sekitar 21.30 Wib.

Bisan Azhari yang Divonis selama enam tahun penjara dalam kasus Narkoba harus meregang nyawa , diduga akibat dianiayah oleh sipir penjara.

Holijah (42) istri korban dan anaknya Muhammad Edo (23) serta mamang bibiknya, membuat laporan di Santra Pelayanan Kepolisian Terpadu (SPKT) Polda Sumsel, Rabu (21/3/2018).

Istri korban melaporkan JN oknum pegawai lapas merah mata yang diduga kuat menganiaya Bisan pada kamis (15/3/2018) hingga koma dan akhirnya korban meninggal dunia.

“Saya dapat kabar, bahwa suami aku dianiaya waktu dia nelpon, setelah saya besuk ada luka lebam dikepala dan tangannya,”kata Holijah usai membuat laporan.

Setelah dianiaya oleh Sipir sang suami baru mengalami sakit – sakitan dan sempat dirawat di Poliklinik Lapas tapi tidak ada kesembuhan bahkan koma hingga dilarikan ke rumah sakit umum dokter Mohammad Hoesin.

“Dokter bilang ada pendarahan dikepala yang menyebabkan dia koma, untuk penyebab suami saya dianiaya karena memiliki hutang sebesar enam juta kepada Sipir yang bernama JN. Karena suami saya nelpon minta uang lima ratus ribu untuk menggangsur utangnya, tapi setelah uang mau saya antarkan suami saya nelpon lagi katanya tidak usah uang dibawa karena dia sudah digebuki oleh JN hingga memar,”jelasnya.

Dengan laporannya tersebut dirinya berharap pihak kepolisian dalam mengusut kasus penganiayaan yang menyebabkan suami meninggal dunia.

Kapolda Sumsel Irjen Zulkarnain Adinegara ketika dikonfirmasi perihal laporan tersebut mengatakan setelah adanya laporan dari pihak keluarga, selanjutnya pihak kepolisian akan menindaklanjuti laporan tersebut dengan meminta bukti visum.

“Kalau memang nantinya terbukti adanya unsur penganiayaan, maka akan kami proses sesuai dengan hukum yang berlaku,”pungkasnya(*ern)

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button