Ogan Komering Ilir

Warga Sp Padang Temukan Ikan Alien

Palembang, the8news.com — Gempar warga di Desa Berkat Kecamatan Sp Padang Kabupaten OKI menemukan dua ekor ikan Alien berukuran besar, yang langsung di laporkan ke dinas perikanan kabupaten OKI, rabu (4/7) kemarin.

Sugeng Prayogo beserta tim dari Badan Karantina Ikan, Pengendalian Mutu dan Keamanan Palembang (BKIPM), Dinas Perikanan OKI dan Pos PSDKP Palembang, yang turun kelapangan mengatakan bahwa ikan yang disebut warga ikan alien tersebut adalah jenis ikan jenis Aligator.

“BKIPM Palembang memang secara khusus membuka POSKO PENYERAHAN IKAN INVASIF mulai tanggal 01-31 Juli 2018, Bapak/ ibu terimakasih sudah melaporkan ini kepada kami, ikan aligator ini merupakan salah satu ikan yang berbahaya bagi ekosistem dan kemungkinan bagi manusia karena bisa mencapai ukuran yang sangat besar,” ujar Sugeng, Kamis (5/7/2018).

Dijelaskan Sugeng, Bahwa ikan yang dilarang masuk ke Indonesia sudah di atur melalui Peraturan Menteri Kelautan dan Perikanan no.41 tahun 2014, yang terdapat 152 jenis ikan yang dapat mengancam ekosistem serta manusia.

“Kami menghimbau ke masyarakat Sumatera Selatan yang masih memiliki dan memelihara ikan berbahaya dan invasif seperti contoh ikan Aligator, arapaima, dan ikan piranha untuk menyerahkan secara sukarela ke BKIPM Palembang sampai dengan batas waktu yang ditentukan dari tanggal 01-31 Juli 2018,”jelasnya.

Sugeng menegaskan, Sesuai dengan UU perikanan No.45 tahun 2009 jika warga mengabaikannya dan akan ditindak tegas dengan ancaman kurungan pidana 6 tahun penjara,”Kedepannya kami akan melakukan sosialisasi yang masif kepada masyarakat , Karena ikan -ikan ini sangat berbahaya,”tegasnya.

Sementara  Supriadi, warga yang menemukan ikan tersebut mengungkapkan, Bahwa dirinya menemukan Ikan tersebut di sungai, sebelumnya dirinya merasa aneh dengan ikan tersebut jadi dirinya langsung melapor kedinas terkait, Kami masyarakat mendukung pemerintah karena ini untuk kebaikan bersama,”tuturnya.(ern)

Related Articles

One Comment

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button