Uncategorized

DPD REI Fasilitasi Kredit Rumah Layak Untuk Masyarakat Non Informal

Palembang,Thr8news.com | Real Estate Indonesia (REI) Sumsel pada tahun 2022 mencatat progres pembangunan penyaluran KPR mengalami kenaikan pada angka 10%-11% target yang ditetapkan 15.000 tercapai diangka 13.500.

 

“Kita hampir mencapai target apa yang kita inginkan, yang menjadi kendala tidak tercapainya target adalah diawal tahun pertama ada masalah di perizinan dimana terjadi perubahan sistem dari IMB ke PBG di beberapa kabupaten / kota, karena masalah perizinan itu menyangkut PAD, namun kendala tersebut seiring berjalannya waktu realisasi KPR pertumbuhannya cukup bagus,” Ujar Ketua DPD REI Zewwy Salim di Ruang Kerjanya, Senin (2/1/2023)

Zewwy mengatakan, Karena seiring berjalannya waktu registrasi KPR mengalami pertumbuhan yang cukup bagus, REI Sumsel menguasai 85%. Menjadikan Sumsel provinsi terbesar penyaluran KPR se-Sumatera, dan peringkat 5 se-Indonesia.

“Seperti yang diketahui bahwa harga di rumah untuk Masyarakat Berpenghasilan Rendah (MBR) sudah berapa tahun tidak ada kenaikan harga dan saat ini dibarengi ada kenaikan pajak PPh ke 11% otomatis material juga naik,” ungkapnya

Zewwy menuturkan, karena material juga otomatis naik, disini kita juga memiliki peranan untuk memberi masukan kepada pemerintah agar pemerintah dapat memberikan angka kenaikan yang cukup relavan, yakni 7% dari angka sebelumnya

“Hingga hari ini kita menunggu petunjuk pelaksanaan dan petunjuk teknis serta Permenkeu untuk harga baru,” jelasnya

Lanjut Zewwy mengatakan, kebutuhan rumah semakin hari semakin besar dimana apabila mengutip data dari Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman (Perkim) Sumsel terdapat 403.000 backlog.

“Artinya permintaan atau kebutuhan rumah meningkat sangat tinggi dan kita lagi terus menyuarakan agar masyarakat yang non informal juga bisa mendapatkan rumah yang layak mendapatkan fasilitas kredit.” pungkasnya. (niken)

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button