Musi Banyuasin

Pelaku Asusila dan Penyebar Video Mesum Ditangkap Polisi

MUBA, The8news.com – Seorang pemuda berinisial MR (18) warga Kecamatan Jirak Jaya, Kabupaten Musi Banyuasin (Muba) yang sempat Hebo di medsos , karena berbuat mesum sekitar lima bulan yang lalu,, akhirnya mendekam di sel tahanan Mapolres Muba, Polda Sumatera Selatan (Sumsel)

MR ditangkap unit PPA Sat Reskrim Polres Musi Banyuasin (Muba ) di Muara Bungo Jambi . Minggu (15/1/23) , lantaran menyebarkan video mesum antara dirinya dan sang kekasih inisial FM (16) melalui media sosial.

Apresiasi masyarakat khususnya keluarga besar korban juga disampaikan kepada polres Muba khususnya unit PPA sat Reskrim yang telah berhasil mengungkap kasus tersebut setelah sekian waktu menunggu akhirnya ada titik terang.

Kapolres Muba AKBP Siswandi Sik SH MH melalui kasat Reskrim AKP. Dwi Rio Andrian membenarkan adanya ungkap kasus tersebut, tersangka sudah ditangkap setelah menghilang lebih kurang lima bulan dan diproses oleh unit PPA.

Terungkapnya kejadian ini bermula hebohnya video asusila antara pelaku MR (18) dengan korban FM (16) seorang pelajar SMA di kecamatan Jirak Jaya hingga diketahui oleh orang tua korban yang kemudian melaporkan kejadian tersebut ke polres Muba, ungkapnya. Kamis (19/1/23).

Terpisah Kanit PPA Iptu Susilo menjelaskan bahwa ungkap kasus ini merupakan tunggakan kasus dari tahun sebelumnya, Alhamdulillah Minggu ini dipertengahan bulan Januari 2023 dapat kita ungkap, tersangka kita tangkap ditempat persembunyiannya di Muaro Bungo Jambi. jelasnya.

Dia juga menjelaskan, bahwa dari hasil pemeriksaan, kata Susilo, diketahui antara pelaku dan korban memiliki status berpacaran. Namun, keduanya kebablasan sehingga melakukan hubungan intim layaknya suami istri berkali-kali.
“Salah satu peristiwa itu direkam oleh pelaku,” kata dia.

Lantaran terjadi perselisihan dalam hubungan pacaran, membuat pelaku nekat menyebarkan video mesum antara dirinya dan pacar melalui media sosial. “Pelaku mengatakan cemburu dan sakit hati karena korban memiliki kekasih baru. Jadi, video itu disebar dengan tujuan membuat malu korban,” Kata Susilo.

Tersangka sendiri sekarang sudah dilakukan penahanan untuk penyidikan atas perkaranya dan pasal yang diterapkan adalah pasal 81 ayat (1), (2) Jo pasal 76D undang-undang RI nomor 35 tahun 2014 tentang perubahan atas undang-undang RI nomor 23 tahun 2002 tentang perlindungan anak. tutupnya. (*)

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button