Pemkot Palembang

Coke Kicks Balikpapan 2017 Menggali Bakat Pemain dan Pelatih Muda

BALIKPAPAN- Coca-Cola Amatil Indonesia (CCAI) bersama dengan Lanud TNI AU Balikpapan dan Asian Soccer Academy (ASA) Foundation, menggelar program Coke Kicks 2017 di Balikpapan, Indonesia. Setelah sukses digelar di delapan kota, termasuk Lampung, Medan, Lombok, Semarang, Padang, Sumedang, Cibitung, dan Makassar, Balikpapan menjadi kota ke-9 yang menjadi tuan rumah Coke Kicks di tahun 2017. Selain menggali bakat para pemain muda, program Coke Kicks tahun ini dilaksanakan untuk meningkatkan kualitas pelatihan yang diberikan para pelatih kepada talenta sepakbola lokal dalam mengembangkan kemampuan mereka melalui sesi train the trainers, player coaching, dan mini competition, Minggu (26/11/2017).

Kegiatan Coke Kicks 2017 kali ini digelar pada tanggal 25 dan 26 November 2017 di Lapangan Bima Sakti Lanud, Balikpapan, dengan berbagai rangkaian kegiatan meliputi pelatihan untuk 32 orang pelatih muda berbakat di hari pertama yang berfokus untuk meningkatkan kompetensi pelatihan mulai dari teknik komunikasi, motivasi dan penerapan strategi dasar permainan sepak bola. Para pelatih tersebut juga menerima sertifikat pelatihan dari Asian Soccer Academy (ASA) Foundation. Pada hari kedua, para pelatih mendapatkan kesempatan untuk melatih 224 anak yang berusia 12-17 tahun yang terbagi dalam 16 tim. Hadir untuk membuka program Coke Kicks 2017 di Balikpapan, Kadisops Lanud Balikpapan, Letkol Harry Markonery, S.T., Yayan Sopian, Corporate Affairs Regional Manager West Indonesia Coca-Cola Amatil Indonesia, Lee Hawkins, Technical Advisor ASA Foundation dan Maulana Syarif, CDES Manager Coca-Cola Amatil Indonesia di Balikpapan.

Dalam sambutannya, Kadisops Lanud Balikpapan Letkol Harry Markonery, menyambut baik inisiatif Coke Kicks 2017 yang digelar Coca-Cola Amatil Indonesia karena sejalan dengan tugas dan peran TNI AU untuk menjaga teritorial wilayah.

“Dengan menggiatkan dan membina generasi muda Indonesia khususnya melalui kegaitan olah raga sepakbola, bagi Lanud Balikpapan kegiatan ini merupakan salah satu kegiatan sosialisasi menjelang Danlanud Cup yang akan segera digelar dalam waktu dekat,” jelasnya.

Di gelaran Coke Kicks 2017 Balikpapan telah terpilih Best player Balikpapan a.l, Sandi, Abi, Jagat, sedangkan untuk Best of The Best, terplih Rizal, dalam kesempatan yang sama Fajar hadir sebagai Top Score,  dan Pemain dengan kategori Fair Play jatuh kepada Fadil, selanjutnya untuk  Best Coach M. Arfan pelatih dari Bintang FC yang berhasil mendapatkan penilaian terbaik dari para juri dari ASA Foundation.

Yayan Sopian, Corporate Affairs Regional Manager West Indonesia Coca-Cola Amatil Indonesia, mengungkapkan bahwa selalu menjadi kebanggaan untuk melihat generasi muda tumbuh dan berkembang dengan potensi dan prestasi yang hebat melalui berbagai inisiatif yang positif.  CCAI berkomitmen untuk terus tumbuh bersama para pemangku kepentingan untuk mengembangkan kapabilitas masyarakat untuk membangun komunitas yang mandiri dan berkelanjutan.

Lee Hawkins, Technical Advisor ASA Foundation. Lee menyatakan, percaya bahwa pelatih lokal memiliki peranan penting untuk mewujudkan masyarakat yang positif dan terus berkembang. “Melalui sesi train the trainers, pelatih lokal diberikan pembekalan metode pelatihan yang komprehensif, terutama untuk terus membina mental positif dari tim yang dibina sehingga siap meraih berbagai kesempatan di masa depan,” ujar Lee.

Hingga saat ini, Coke Kicks telah melatih lebih dari 600 pelatih sepakbola lokal, menargetkan untuk melatih 200 pelatih lokal dan 2.240 pemain muda di 10 kota sepanjang 2017.

Salah satu kisah sukses pelatih lokal binaan Coke Kicks datang dari Cecep Setia Mukhlis, yang merupakan peserta Coke Kicks: Train the Trainers di tahun 2011. Cecep saat ini berprofesi sebagai pelatih Soccer Grass Root Academy (SGRA) Cimanggung, Jawa Barat, di mana Cecep menyalurkan ilmunya kepada generasi muda di lingkungan sekitarnya melalui pelatihan teknik dasar sepakbola yang ia kembangkan dari pelatihan Coke Kicks: Train the Trainers.

“Keikutsertaan saya di Coke Kicks membuka peluang bagi karir saya sebagai pelatih. Saya sangat mengapresiasi CCAI dan ASA yang telah berperan besar dalam pengembangan diri saya, khususnya dalam bidang sepakbola,” ujar Cecep yang pernah mendapatkan pelatihan dari Liga Premier Inggis (Arsenal, Manchester City, Portsmouth, Stoke City) bekerja sama dengan Persib Bandung dan Kemenpora Bandung dan mendapat sertifikat Young Coaches Indonesia (2017) dan Young Coaches International (2017).

Upaya CCAI dalam menjalankan program-program Corporate Social Responsibility (CSR) dan Sustainability diterapkan dalam empat pilar: Environment, Our People, Wellbeing, dan Community. Coke Kicks merupakan salah satu inisiatif yang dilakukan oleh CCAI untuk pilar Community. Berbagai inisiatif serupa juga telah dilakukan oleh CCAI utamanya untuk masyarakat yang bersentuhan langsung dengan fasilitas CCAI di seluruh wilayah operasinya antara lain melalui bantuan pendidikan bagi siswa berprestasi, bantuan infrastruktur, bantuan air bersih melalui Water for Life, serta penanaman pohon di area tangkapan air dan pelatihan masyarakat setempat melalui Coca-Cola Forest. (rill)

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button