Palembang

Demi Kembalikan Fungsi Jalan Keluarga Refki Lakukan Pemagaran Jalan Raden Muhammad

Palembang ,the8news.com , Pemagaran lahan di atas tanah yang merupakan jalan keluarga berada di cinde tepatnya jalan Raden Muhammad yang saat ini diklaim kepemilikannya oleh PT Tambrin , dilakukan oleh pihak Refki Efriandana Edwar menurutnya merupakan pemilik sah atas jalan keluarga dari Raden Muhammad sepanjang lebih kurang 110 meter dan lebar 11 meter, jelas refki Efriandana  Edwar dilokasi pemagaran senin,(24/09).

 
“Akses jalan keluarga Raden  Muhammad ini dibuka sejak tahun 1977 ketika beliau (Raden Muhammad.red) meninggal dunia, sebelumnya nama jalan tersebut bernama Panjawarna dimana panca warna merupakan usaha milik raden Nangling” katanya.
Dr. Fahmi Rangit Sh Mh selaku kuasa hukum dari Refki mengatakan
Lahan ini secara formal berdasarkan surat surat atau dokumen dokumen surat yang jelas kepemilikannya, dimana selama ini berkembang isu di klaim oleh PT Thambrin, namun sampai dengan saat ini mereka tidak mampu menunjukkan atas dasar apa pengklaiman lahan itu jelasnya.
“Lahan yang diklaim oleh PT Thamrin tidak jelas memiliki dasar hukumnya dan sekarang ini kita masih miliki dokumennya atas dasar jual beli”
Lebih lanjut ditambahkannya , Pemagaran saat ini dilakukan dilahan sendiri bukan di lahan orang lain, sementara ini pihaknya akan tetap melakukan pemagaran kalaupun nanti ada pihak-pihak yang merasa bahwa dia memiliki data ,”Ya silakan saja mau melapor kemana silakan saja kita menunggu” ungkapnya.
Sebelumnya kuasa hukum dari Refki Efriandana telah memberitahukan kepada instansi terkait baik dari  Walikota maupun Dishub kota Palembang dan pihak-pihak yang terkait lainnya tetapi saat didatangi, pejabat yang berkompeten tidak berada ditempat , tuturnya
“Harapan Kita tidak ada lain, tanah ini tetap milik kita dan kita akan usahakan sesuai dengan usaha dari keluarga” tukasnya
Menurutnya minggu pekan lalu telah ada kesepakatan pertemuan dengan pihak PT Thamrin akan tetapi ketika pada waktu yang telah ditentukan dan sudah disepakati mereka tidak hadir , ” bahkan pemagaran ini harusnya minggu lalu di lakukan namun karena kita memandang jalur mediasi penting untuk berkoordinasi makanya kita tunggu waktunya untuk mediasi, tapi ternyata kita menyesalkan pada waktu yang ditentukan dibatalkan sepihak oleh pihak mereka, pungkasnya(ern).

Related Articles

884 Comments

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button