Uncategorized

Diduga, Oknum Tenaga Medis RSUD Empat Lawang Salah Menentukan Golongan Darah Pasien

Empatlawang,the8news.com —
Diduga, oknum tenaga medis di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Kabupaten Empat Lawang, melakukan kesalahan saat menentukan golongan darah salah satu pasien, yang terindikasi mengalami sakit kanker.
Hal ini diungkapkan oleh salah satu keluarga pasien, Yas (55), yang berencana ikut mendonorkan darahnya untuk pasien dimaksud.
Yas menceritakan, ia bersama beberapa anggota keluarganya, berangkat ke Lubuk Linggau dengan membawa surat pengantar dari RSUD Empat Lawang, dengan tujuan kantor PMI Lubuk Linggau, Rabu (9/1) sekitar pukul 17.30 WIB.
“Saat itu, kami membawa kartu golongan darah pasien dan disana tertulis bahwa golongan darah pasien “O”. Kamipun langsung donor darah, dan mendapatkan Tiga kantor daeah O,” ungkap Yas.
Ia mengaku sangat kaget, saat salah seorang petugas PMI Lubuk Linggau menyatakan bahwa sampel darah pasien yang kami bawa mempunyai golongan darah A. “Sudah diteliti beberapa kali, hasilnya tetap A. Makanya kami bingung, karena berbeda dengan golongan darah yang ditetapkan oleh oknum tenaga medis RSUD Empat Lawang,” imbuhnya.
Ditengah kebingungan tersebut, ia bersama petugas PMI Lubuk Linggau berusaha menghubungi petugas labor RSUD Empat Lawang, untuk mempertanyakan kepastian golongan darah pasien.
“Setelah ditelpon dan di cek ulang oleh petugas yang jaga saat itu, golongan darah pasien ditetapkan A,” ujarnya.
Beruntung, saat itu stock darah A di PMI Lubuk Linggau tersedia dan bisa dibawa sebanyak Tiga kantong untuk menolong pasien tersebut. “Jika stock darah A kosong, tambah repot lagi. Karena yang kami siapkan sebelumnya adalah pendonor darah O. Kesalahan seperti ini sangat fatal, karena menyangkut keselamatan jiwa pasien,” cetusnya.
Sementara itu Direktur RSUD Empat Lawang Devi Ariyanti, saat dihubungi via telpon pribadinya menjelaskan, sebenarnya darah pendonor yang ingin mendonorkan darahnya tersebut ketika diperiksa di lab belum jelas.
“Nah, ketika diperiksa petugas kita di lab. Si pendonor darah ini HBnya 6, untuk standarnya HB itu harus 12, jadi darah yang belum jelas ini ialah darah si pendonor,” jelasnya.
Ditambahkan Devi, pihaknya juga menyarankan kembali kepada pendonor untuk mengecek kembali ke Linggau untuk memastikan golongan pendonor O atau A. “Kalau untuk pasien membutuhkan darah O,” terangnya.
Saat ditanya berapa darah yang dibutuhkan pasien untuk darah, Devi pun tidak mengetahuinya. “Kurang tau berapa darah yang dibutuhkan. Coba tanya ke pasiennya,” ujar Devi.
Terpisah, Kabis Rekam Medik dan Perencanaan RSUD Empat Lawang, Joko Prayitno menyesalkan adanya dugaan salah pemeriksaan penentuan golongan darah salah satu pasien, yang dilakukan oknum tenaga medis RSUD Empat Lawang. “Akan kami selidiki dulu, jika memang benar-benar terjadi kesalahan, tentunya akan ditindaklanjuti secara serius,” ungkap Joko.(RP)

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button