Uncategorized

Dua Pelaku Begal DiAmankan,Satu Buron..

PALEMBANG,-Petugas Satreskrim Unit Ranmor Polresta Palembang berhasil menangkap pelaku begal terhadap korban Sugiono (44), warga jalan Abikusno Cs Lorong Bungur RT 36 RW 07 Kelurahan Kertapati Kecamatan Kertapati.
Kedua pelaku yakni Fajar Sunardi (23), warga jalan Ki Merogan Lorong Purba Kecamatan Kertapati, dan Firmansyah (35), warga jalan Gub H Bastari simpang Tegal Binangun Kelurahan 15 Ulu Kecamatan SU I Palembang. Keduanya dibekuk unit Ranmor Satreskrim Polresta Palembang.
Kanit Ranmor Iptu Mardanus mengungkapkan, penangkapan kedua tersangka bermula dari petugas yang mendapat laporan dari korban pada Kamis (21/12/2017) lalu, sekitar pukul 02.00 WIB, Korban sudah dibegal oleh tiga pelaku yang menggunakan senjata tajam jenis Pedang, di jalan Abikusno Cs tepatnya disimpang pasar Sungki Kecamatan Kertapati Palembang.
“Kemudian dari laporan tersebut, kita lakukan penyelidikan dan berhasil meringkus dua pelaku begal, dan masih ada satu pelaku yang masih dalam pengejaran kita ungkapnya pada Senin (9/12).
Dalam melancarkan aksinya, lanjut Mardanus, modus yang dilakukan ketiga pelaku bermula ketika korban sedang duduk diatas sepeda motor, tiba-tiba ketiga pelaku mendekati korban dan langsung meminta sepeda motor korban sambil mengancam dengan senjata tajam jenis Pedang.
Merasa kalah jumlah dan dalam ancaman senjata tajam, membuat korban pun terpaksa menyerahkan sepeda motornya kepada ketiga pelaku jelasnya
“Kedua pelaku juga terpaksa dilumpuhkan dengan timah panas dikakinya, lantaran melakukan perlawanan dan hendak kabur saat ditangkap. Untuk barang bukti saat ini masih dalam pencarian. Atas ulahnya, kedua pelaku dijerat dengan pasal 365 KUHP, dengan ancaman diatas 5 tahun penjara,”terangnya.
Saat bersamaan itu pelaku Firmansyah dan Fajar Sunardi mengatakan nekat melakukan aksi begal tersebut lantaran diajak oleh temannya yang masih dalam pengejaran petugas kepolisian.”Kami cuma diajak A (DPO) pak, yang bawa pedang itu juga dia. Tidak tau motornya dimana, karena A yang bawa motornya pak. Kami diupahnya Rp 350 ribu, di bagi dua. Dan uangnya sudah habis pak, untuk kebutuhan sehari-hari,”tukasnya.(*ki/de)

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button