Palembang

Palembang Buktikan, Asian Games Zero Conflict

Palembang,the8news.com — Jakabaring mulai dibangun pada 2010, di lahan rawa-rawa di tengah kota Palembang, Sumatra Selatan. Kini, Kompleks Jakabaring dan segala sarana pendukungnya telah siap digunakan untuk perhelatan akbar olahraga Asian Games, pada Agustus 2018.,Demikian laporan pembuka yang disampaikan langsung Gubernur Sumatera Selatan Alex Noerdin dalam Forum Merdeka Barat (FMB) 9 dengan tema “Progress dan Kesiapan Asian Games 2018”, bertempat di Wisma Atlet Jakabaring Sports City, Palembang, Sumatra Selatan, Sabtu (7/7/2018).
“Saya memulai laporan ke Pak Menteri. Jakabaring dibangun 2010 dari awalnya rawa-rawa di tengah K Palembang, di tengah cuaca ekstrem, dan dana yang tidak jelas. Ketika itu, semua orang tidak percaya. Tapi alhamdulillah dengan ridha Allah, pada November 2011 jadi seperti ini,” tuturnya.
Kemudian, Alex membeberkan, ada athlete village, ada tiga tower lama, lima tower baru, ada satu tower 10 lantai, dan ada dining hall yang mampu tampung 2.000 atlet.
“Bahkan, kalau mau bertanding, sambung dia, tinggal jalan kaki 10 menit ke venue, atau bisa juga menggunakan golf car, jika memang harus membawa barang-barang,” katanya.
Alex juga mengungkapkan, dengan adanya Asian Games, kawasan Palembang dapat memperluas jalan tol. “Kami juga dapat membangun Jembatan Musi 2, flyover, underpass, dan rumah sakit  milik pemerintah. Bandara kita dua lantai, dengan penumpang per tahun menjadi empat juta per tahun. Ada juga LRT pertama di Indonesia,” katanya.
Lebih jauh Alex mengatakan, di kompleks olahraga itu ada juga enam rumah ibadah bagi enam agama berbeda yang diakui di Indonesia. Keenam rumah ibadah itu, papar dia, dibangun bersebelahan tanpa pagar.
“Insya-Allah minggu depan sudah selesai. Itu sekaligus menjadi bukti bahwa di Sumsel zero conflict,” tuturnya.
Terakhir Alex mengingatkan, semua progres positif terkait persiapan pelaksanaan Asian Games 2018 di Palembang bukanlah terjadi tanpa alasan. Namun, kata dia, ada sejumlah pengalaman yang mendasari kemampuan tersebut.
“Jadi Pak Menteri, kami di Sumatra Selatan bukanlah karbitan. Kita memang berpengalaman. Di antaranya pada 2004 untuk PON, kemudian SEA Games pada 2011, dan juga pada Asian University Games 2014. Insya-Allah masyarakat kita siap dan juga pemerintah insya-Allah siap. Tidak usah khawatir,” pungkasnya.
Selain Alex, hadir pula sebagai narasumber dalam FMB 9 kali itu adalah Menkominfo Rudiantara, Kepala BPTJ Kemenhub Bambang Prihartono, dan Direktur IT Inasgoc Panji Choesien.(rill)

Related Articles

One Comment

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button