Uncategorized

PT. GPP Tak Mengubris Larangan Melintas

Muara Enim, the8news. Com  –Meskipun sudah ada keputusan tegas dari Gubernur Sumatera Selatan H.Herman Deru maupun Bupati Muara Enim H.Ahmad Yani, serta Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Muara Enim beberapa waktu lalu. Namun PT.Ganendra Pasopati Prawara (GPP ) selaku pihak pengoperasian angkutan truk batu bara yang dilarang untuk melintasi jalan umum tersebut, terlihat masih tidak menggubris keputusan Gebernur Sumatera Selatan, maupun Bupati Muara Enim, apalagi Dishub.
Hal itu diungkapkan oleh  masyarakat diwilayah Desa Kepur Muara Enim maupun warga sekitar lainnya.
Eko dan Edi , salah satu gabungan masyarakat dan Forum Lembaga Swadaya Masyarakat mengaku Geram terhadap PT.GPP, meskipun ada keputusan tegas terkait dilarangnya angkutan truk batu bara melintas dijalan umum , namun pihak PT.GPP masih melenggang melintas, walaupun sekarang ini mereka berkonvoi terpantau mengatur waktu.
“Kita sangat kecewa kepada pihak terkait yang sepertinya membiarkan lagi PT GPP,  yang beroprasi melintasi jalan umum. Jika terus dibiarkan, Artinya masyarakat jangan disalahkan jika mengadakan aksi protes lagi seperti yang dilakukan waktu itu,” ungkap Eko dan Edi saat di wawancarai.
Dikatakannya, pihak PT.GPP diduga telah memanipulasi data terkait kepemilikan izin melintas  dipintu PT KAI , dengan dalih resmi melintas dijalan umum. Kita akan pertanyakan lagi dan siap menggelar aksi protes karena peraturan harus kita tegakkan, dan jangan sampai ada permainan segelintir orang,” teriak warga Kepur tersebut.
Terkait dugaan pihak PT.KAI yang mengizinkan PT.GPP melintas melalui pintu perlintasan KA,  Fathul, salah seorang Staf Distrik bagian perawatan jalur Rel kereta api, menungkapkan hanya berwenang memasang pintu perlintasan KA, Pihaknya justru terkejut jika ada kaitan mengizinkan PT.GPP beropdrasi mengangkut batu bara yang melintas dijalur ini.
” Kita tidak merasa mengizinkan pak, Memang pernah pihak PT.GPP mendatangi kantor kami namun hal itu tidak kami respon, karena tupoksi kami wewenangnya merawat, dan membangun jalur Rel,” terang Fathul, Jum’at (28/6/2109).
Hal senada juga ditegaskan oleh Kepala Dinas Perhubungan (Kadishub), Kabupaten Muara Enim Riswandar, “kita tetap tegaskan bahwa pengoperasian angkutan truk batu bara dilarang melintas dijalan umum, Silahkan buat laporan , dan nanti kita proses jika PT.GPP masih membandel,” ungkapnya.
Ditambahkannya, pihak Dishub tidak pernah mengizinkan pengoperasian truk batu bara dari PT GPP, maskipun diakui bahwa pihak PT GPP pernah mendatangi kantor Dishub ini,” ujar Riswandar diruang kerjanya.
Hingga Berita ini ditayangkan PT GPP Sinar Sumatera , Andi  (Manager lapangan), saat di hubungi melalui pesan Whatsaap belum memberikan informasi dan klarifikasi terkait hal tersebut. (Danu/ Team)

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button