Politik

“Red Generation” , Maksimal Berjuang Untuk Kemenangan Dodi – Giri Dan Harno – Fitri

Palembang,– Sejumlah pemuda dari berbagai perguruan tinggi di Palembang yang menamakan diri mereka Red Generation (Generasi Merah) , menyatakan sikap untuk mendukung penuh dalam memenangkan pasangan Dodi – Giri dalam pilkada Gubernur Sumsel dan pasangan Harno -Fitri untuk Pilkada Walikota Palembang Priode 2018 – 2023 , jumat (26/01/2018) di meet up Cafe.

 

Red Generation adalah sebuah organisasi kepemudaan yang terdiri dari anak-anak muda kreatif  yang memiliki arah politik  sama dengan Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP).

 

Ketua Red Generation, Erwinsyah mengatakan relawan generasi merah saat ini berjumlah lebih kurang 120 orang yang lahir dari beberapa perguruan tinggi di Palembang.

 

“Ada yang dari Unsri, Bina Darma, Bina Husada, Muhammadiyah, Stipada, dan beberapa perguruan tinggi lainnya,” terangnya

 

Fahlevi Maizano SH MH, Sebagai pembina di Red Generation mengatakan Komunitas ini sudah terbentuk sejak 2008 lalu, memang tujuannya untuk memberikan informasi dan pengetahuan politik kepada para pemuda yang ada,” terangnya

 

Juga , Menurut Anggota Komisi II DPRD Sumsel ini, dengan komunitas generasi merah ini sangat tepat menjadi perpanjangan tangan untuk menyampaikan gambaran politik kepada anak-anak muda yang telah memiliki hak suara.

 

“Kalau kita sendiri yang menyampaikan akan sulit, tapi dengan komunitas ini bisa menjadi corong informasi bagi anak-anak muda dalam menentukan hak politik mereka dan dalam pilkada kali ini Generasi Merah siap memenangkan dan berjuang semaksimal mungkin dalam memenangkan calon pasangan Gubernur Sumsel Dodi-Giri, dan Harno – Fitri untuk Pilkada Palembang ” tegas politisi PDIP ini

 

Pria yang akrab disapa Boy ini juga mengatakan, pemilih pemula atau generasi Z juga sangat berpotensi untuk jadi penentu masa depan daerah pada pilkada serentak Juni mendatang.

 

“Anak-anak muda dengan pemikiran yang lebih kreatif tentu bisa memberikan informasi-informasi baik melalui teknologi, seperti melalui media sosial dan sebagainya. Selain itu, mereka juga harus tahu kalau pembangunan dan perkembangan daerah juga menjadi tanggung jawab mereka sebagai generasi penerus,” tutupnya.(ern)

Related Articles

25 Comments

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button