Uncategorized

Rekonsiliasi Pemuda NKRI “Membangun Sumsel Untuk Indonesia”

Palembang, the8news. Com –Bertujuan untuk menyatukan perbedaan pasca Pemilu,  Pemuda NKRI menggelar acara Rekonsiliasi bertema “Membangun Sumsel Untuk Indonesia”,yang di laksanakan di Swarna Dwipa Hotel Rabu (24/07).
Acara Rekonsiliasi tersebut di hadiri oleh beberapa pengamat Politik, sosial kemasyarakatan  juga berbagai organisasi yang berada di Kota Palembang .
Ketua Pemuda Pancasila Kota Palembang Nur Syamsu.H.Iding mengatakan , kegiatan yang di prakarsai oleh Pemuda NKRI ini adalah hal Positif, dimana untuk menyatukan perbedaan kemarin pasca Pileg dan Pilpres.
“Acara ini sangat Positif, dimana masyarakat Sumsel khususnya Kota Palembang,  menyatu setelah pasca Pilpres dan Pileg “, katanya.
Dirinya berharap masyarakat Indonesia menghormati dan bersama-sama menjaga keutuhan NKRI,  setelah penetapan MK kemarin.
“Tidak ada lagi 01 dan 02, tidak ada lagi kecebong dan tidak ada kampret, yang ada ialah 03 persatuan Indonesia,” tandasnya.
Syamsu juga meminta kepada seluruh lapisan masyarakat Sumsel untuk mengawal Program Presiden terpilih Jokowidodo dalam menjalankan amanat Rakyat Indonesia, khususnya di Sumsel, agar selalu aman dan damai,  serta tetap menjaga Sumsel pada Zero Konflik.
Sementara itu Pengamat Politik Joko Siswanto, mengatakan sangat mengapresiasi kegiatan anak muda di tingkat lokal,  setelah ditingkat nasional para elit politik mengadakan Rekonsiliasi, akibat perbedaan politik.
“polarisasi yang sangat tajam dari perbedaan politik kemarin, Rekonsiliasi ini sangat baik untuk menciptakan kebersamaan dalam mewujudkan kesejahteraaan indonesia,”.
Kebersamaan lanjutnya, bisa dilakukan bersama-sama manakala di dalamnya ada ikatan sosial politik yang bisa mendudukkan perbedaan dalam kebersamaan.
Saat ini menurut Joko Dinamika Politik di Sumatera Selatan sangat tinggi, tetapi ketika hukum bicara artinya keputusan dalam Demokrasi telah disepakati  maka masyarakat menjunjung tinggi hasil dari Demokrasi itu.
“Demokrasi adalah kesepakatan bersama dimana hasil dari demokrasi itu telah disepakati maka,  wajib bagi kita untuk melaksanakan  kesepakatan itu dengan tertib dan damai,” pungkasnya. (ern)

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button