Lubuklinggau

Telantarkan Pasien, Pihak RS. AR Bunda Membantah

Lubuklinggau,the8news.com — Terkait hebohnya pemberitaan di media sosial yang Menduga pihak Rumah Sakit (RS) AR-Bunda telah menelantarkan pasien atas nama Dini Tursila(20) seorang ibu hamil 8 bulan, hingga mengakibatkan pasien meninggal dunia, pihak RS membantah tuduhan tersebut.
Direktur RS AR-Bunda dr. Sarah Aina,mengatakan bahwa dalam pemberitaan tersebut tidaklah sama dengan kejadian yang sebenarnya. hal ini disampaikannya saat jumpa pers dan mengklarifikasinya kepada awak media,rabu(01/08)
Menurutnya saat itu, Minggu (24/7) sekitar pukul 13.01 WIB, pihaknya melakukan pemeriksaan, dan langsung melakukan tindakan penanganan pertama kegawat daruratan terhadap pasien di instalasi gawat darurat.Kemudian pengisian General Consent oleh admisi (petugas) yang menangani di IGD AR Bunda, melihat kondisi pasien pihak Rumah Sakit berkoordinasi dwngan pihak keluarga pasien untuk melakukan tindakan operasi,dan pihak keluarga menyetujuinya jelasnya.
“Kemudian kita mengambil darah di PMI yang jaraknya bolak-balik sekitar 15 KM, serta pengecekan sampel darah yang memakan waktu lebih kurang satu jam setelah itu baru dilakukan opersi,” katanya.
Ditambahkannya, Setelah operasi pasien pindah ruangan dan dilakukan perawatan intensive secara maksimal didalam ruangan, lalu pada Minggu (25/7) sekitar pukul 03.00 WIB pasien dinyatakan meninggal dihadapan keluarganya, Dan setelah itu pihak keluarga mengurus admintrasi,bebernya
Jadi tidaklah benar yang dituduhkan seseorang melalui Media Sosial (facebook), kalau pihak Rumah Sakit meminta uang muka (DP) terhadap keluarga pasien, ungkap Sarah.
“Kami baru mau melakukan tindakan ke gawat darurat terhadap pasien,Yang benar keluarga pasien baru bisa membayar sebagian dari biaya Adminitrasi perawatan, yang telah disepakati bersama, Namun sudah boleh diizinkan pulang oleh pihak rumah sakit,” tegasnya
Setelah itu, keluarga dan pihak rumah sakit mempersiapkan pemulangan jenazah, kemudian jenazah dibawah kerumah duka,pungkasnya.(marzuki)

Related Articles

27 Comments

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button