MUBA, the8news.com – Guna menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas) tetap kondusif, Polsek Lais mengintensifkan pendekatan humanis melalui patroli dialogis.
Langkah ini dibuktikan langsung oleh jajaran polsek Lais, yang menggelar kegiatan sambang silaturahmi bersama warga di Komplek Talang Ucin, Desa Teluk Kijing III, Kecamatan Lais, Kabupaten Musi Banyuasin, pada Selasa malam (27/10/2026) sekira pukul 20.00 WIB.
Kegiatan tatap muka yang berlangsung hangat ini dihadiri Kepala Dusun (Kadus) Talang Ucin, Sulaiman, serta puluhan warga setempat, baik bapak-bapak maupun ibu-ibu perumahan Komplek Talang Ucin.
Kehadiran pihak kepolisian di pada malam tersebut disambut antusias oleh masyarakat yang ingin menyampaikan langsung keluh kesah terkait kondisi keamanan di lingkungan mereka.
Kapolsek Lais, AKP Syawaluddin, SH, menyampaikan sejumlah pesan penting Kamtibmas. Fokus utama yang menjadi pembahasan adalah antisipasi terhadap kerawanan aksi pencurian buah kelapa sawit yang kerap meresahkan warga dan pemilik kebun di wilayah sekitar Talang Ucin.
Kapolsek mengajak seluruh elemen masyarakat untuk memperketat sistem keamanan lingkungan (Siskamling) guna mempersempit ruang gerak para pelaku kejahatan.
“Kegiatan patroli dialogis dan sambang silaturahmi ini merupakan komitmen kami di Polsek Lais untuk selalu hadir di tengah-tengah masyarakat, mendengarkan langsung apa yang menjadi keluhan warga, sekaligus bersama-sama mencari solusinya,” Ujar AKP Syawaludin.
“Kami sengaja turun langsung menemui warga Komplek Talang Ucin malam ini guna memberikan rasa aman dan nyaman,” katanya.
Terkait adanya kerawanan pencurian buah kelapa sawit di wilayah hukum Polsek Lais, dirinya mengimbau dengan sangat kepada seluruh warga, didukung oleh jajaran pemerintahan desa, untuk kembali mengaktifkan dan memperkuat pos kamling.
“Keamanan ini tidak bisa terwujud tanpa adanya sinergi yang kuat antara kepolisian dan kemandirian masyarakat dalam menjaga lingkungannya. Jangan ragu untuk segera melaporkan kepada kami jika melihat atau mencurigai adanya aktivitas yang mencurigakan di sekitar pemukiman maupun perkebunan warga,” tukasnya. (*)
Post by WAN

