Siswa SMAN Sumsel Kembali Terpilih Seleksi Pertukaran Pelajar di Amerika Serikat 2021

Palembang, The8news.com – Seteleh lebih kurang 4 (empat) bulan berjibaku dalam proses yang panjang dalam Seleksi Pertukaran Pelajar ke Amerika Serikat bersama Bina AntarBudaya, Balqis Sekar Putri, siswa kelas XI SMAN Sumatera Selatan akhirnya berhasil melalui serangkaian seleksi berkas, wawancara dan kesehatan dan terpilih sebagai salah satu dari 80 siswa terbaik se Indonesia di tahun ini.

Bina Antarbudaya merupakan organisasi nirlaba yang merupakan mitra dari AFS Intercultural Programs, Inc. yang bertanggung jawab dalam melaksanakan program-program pertukaran pelajar seperti AFS Intercultural Programs dan YES (Kennedy Lugar Youth Exchange and Study).

Kegiatan pertukaran siswa antar negara ini akan berlangsung selama 1 tahun. Dimulai dari Orientasi Pra Program, Persiapan Keberangkatan, Keberangkatan, dan tinggal di Amerika dari Agustus 2021 hingga Juni 2022.

Balqis tentu sangat bahagia memperoleh kesempatan yang sangat baik ini. Usaha yang sangat keras yang sudah ia lakukan selama proses seleksi terbayar sudah. Sempat terkendala biaya tes kesehatan yang cukup mahal, namun dengan dukungan penuh dari SMAN Sumatera Selatan, hal itu akhirnya dapat dilalui dengan baik.

Balqis merupakan siswa ke 22 dari SMAN Sumatera Selatan yang berhasil mengikuti seleksi pertukaran Pelajar ke Amerika Serikat ini. Tahun kemarin, dikarenakan pandemi, salah satu siswa SMAN Sumatera lainnya – Mutiara Khusnul Khatimah gagal berangkat, mengubur mimpinya untuk dapat menimba pengalaman belajar di Amerika Serikat dan terpaksa harus menjalani aktifitas pertukaran pelajar secara online.

Kepala SMAN Sumatera Selatan, Iswan Djati Kusuma SPd MSi sangat bersyukur atas prestasi Internasional yang telah diraih oleh Balqis.

Ia berharap melalui pertukaran pelajar ini, Balqis dapat memperoleh banyak pengalaman di Amerika Serikat.

“Bagaimana hidup di negeri orang, belajar nilai-nilai budaya yang luhur, berpikiran lebih luas dan dapat memperkaya pengetahuan tentang perbedaan kebiasaan, cara hidup, kedisplinan, menghargai pendapat, dan menghargai waktu. Semoga ini juga dapat memberi inspirasi bagi siswa kami lainnya untuk terus semangat membuka wawasan dan berpikir global,” ujar dia. (Dian)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *