Vaksin Aman Untuk Bayi dan Anak Menyusu

Palembang,The8news.com

Capaian target vaksinasi covid 19 di Sumatera Selatan terus mengalami peningkatan ,penurunan level aman dan jumlah kasus covid 19 terus mengalami penurunan.

Pemerintah Provinsi dan Kabupaten Kota juga tak henti-hentinya mensosialisasi suntik Vaksin  diberbagai media, baik berbentuk banner atau pun tulisan ditempat-tempat umum dan juga di Kantor -kantor Pemerintahan , ajakan dan juga imbauan kepada masyarakat untuk melaksanakan suntik vaksin dan untuk tidak takut juga khawatir dengan disuntik Vaksin,”secara gratis” .

Dalam memutus mata rantai Covid 19 Pemerintah telah menyiapkan Vaksin secara gartis,vaksin  yang telah di siapkan Pemerintah secara gratis sangatlah aman, baik untuk para manula maupun anak-anak dan juga ibu hamil serta menyusui.

Hal tersebut tertuang dalam Surat Edaran Kemenkes RI tentang Pelaksanaan Vaksinasi COVID-19 No. HK.02.02/11/368/2021,bahwa vaksinasi covid 19 sangat aman bagi ibu yang sedang menyusui.

Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Sumatera Selatan mengatakan secara biologis dan klinis, menyusui tidak menimbulkan risiko bagi bayi yang menyusu, serta bayi dan anak yang menerima ASI perah. Justru antibodi yang dimiliki ibu setelah vaksinasi dapat memproteksi bayi melalui ASI.ungkap  Dra.Lesty Nurainy Apt.,M.Kes melalui pesan Whatapps ,senin (18/10/2021).

Menurut Lesty ada baiknya si Ibu sebelum divaksin untuk berkonsultasi tentang kondisi kesehatan dengan dokter atau tenaga kesehatan terlebih dulu agar berada dalam kondisi fit untuk menerima vaksin.

“Sebaiknya berkonsultasi dulu kepada Dokter tentang kondisi kesehatan si ibu untuk mencegah hal-hal yang tidak di inginkan”, katanya.

Dijelaskannya lagi  setelah vaksin, tetap aman untuk menyusui karena menyusui dan kontak kulit-ke-kulit (skin-to-skin contact) dapat mengurangi risiko kematian bayi secara signifikan dan memiliki manfaat yang lebih besar dibandingkan potensi risiko penularan COVID-19.

Dijelaskannya jika ibu menyusui yang positif COVID-19 tetap dapat memberikan ASI dengan memperhatikan protokol kesehatan, karena virus COVID-19 tidak terdeteksi di dalam ASI Ibu yang terkonfirmasi positif, serta bayi memiliki risiko rendah dari infeksi COVID-19.

“Ibu menyusui yang terkonfirmasi positif COVID-19 tetap boleh memberikan ASI namun, dengan catatan tetap perlu melakukan protokol kesehatan saat memberikan ASI dan ibu tidak mengalami gejala yang berat hingga bisa menyusui langsung”,katanya.

Ditambahkannya juga “apabila sang ibu berada dalam kondisi tidak dapat menyusui langsung, maka bayi dapat diberikan ASI perah (ASIP) baik oleh ibu maupun anggota keluarga yang lain namun, perlu di perhatikan kualitas ASI perah yang akan diberikan dan memastikan penyimpanan ASIP yang baik dan benar agar tetap aman dan tidak rusak”,tandasnya.(ern)

.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *