MUBA, The8news.com – Menindak lanjuti intruksi pemerintah kabupaten Musi Banyuasin terkait penanganan penurunan angka stunting, Pemerintah Kecamatan Lais mengadakan rapat koordinasi Lintas Sektor , di aula kantor kecamatan Lais Jumat (26./5/23).
Plt Camat Lais Marsofi SKM MM dalam kesempatan itu menjelaskan bahwa tujuan rakor lintas sektor ini adalah untuk memperkuat sinergi dan kepedulian tim percepatan penurunan stunting dalam rangka kordinasi penanganan stunting, ujar Marsofi.
Dikatakannya, saat ini prevelansi stunting di kecamatan Lais berada pada angka 33 orang anak, maka dari itu, Untuk penanganan stunting ini perlu adanya sinergitas keterlibatan semua pihak , karena target kita zero stunting.
Dengan demikian untuk program jangka pendeknya diharapkan pemerintah Desa dan TP PKK, setiap kegiatan posyandu harus turun tangan langsung, memberikan bantuan sumbangan secara mandiri. Para kader kesehatan harus berkoordinasi dan bersinergi dengan pemerintah Desa, Galakkan kegiatan Dasawisma dan laporan satu data.
Intervensi gizi penanganan anak stunting ini lansung di tangani Bundasi.
Selain itu, perusahaan juga agar dapat memberikan suport dan bantuannya baik pada program jangka pendek maupun program jangka panjang. Sebab penanganan stunting ini bukannya tanggung jawab pemerintah daerah saja, tetapi tanggung jawab bersama secara nasional, Pungkasnya.
Hadir Plt Camat Lais Marsofi SKM MM, Mapolsek Lais AKP Hendra Sutisna SH, Koramil diwakili Banbinsa Serda Oreka Jaya,UPT Puskesmas Lais Lely Hifni SKM MKes, UPT Puskesmas Gardu Harapan, UTP Puskesmas Teluk Kijing,Ketua TP- PKK kecamatan Lais,perwakilan Ketahanan Pangan, perwakilan Dinas Prikanan,Perwakilan PT Medco, Para Kades dan PKK, Kader kesehatan,dalam wilayah kecamatan Lais, ketua karang taruna kecamatan Lais
Post wan

