PALEMBANG, The8news.com – Prof Dr Taufik Marwa, SE MSi resmi terpilih sebagai Rektor Universitas Sriwijaya (Unsri) periode 2023-2027.
Rektor baru Unsri ini, ternyata Putra Ogan Ilir Kelahiran Desa Kotadaro, Kecamatan Tanjung Raja merupakan alumni SMPN 12 Palembang dan SMAN 9 Palembang.
Sementara pendidikan perguruan tingginya didapatkan dari Fakultas Ekonomi Unsri. Lalu meneruskan ke Ekonomi Unsyiah, setelah itu mendapatkan gelar akademik tertingginya di Universitas Padjadjaran, Bandung.
Pemegang NIDN 0024126802 ini sebelumnya menjabat Wakil Rektor Bidang Umum, Kepegawaian dan Keuangan Unsri.
Dalam pemilihan rektor Unsri yang dilaksanakan kemarin, guru besar ekonomi pembangunan ini mengantongi 83 suara. Dengan demikian, mengungguli Prof Dr Iskhaq Iskandar Msc yang merupakan Kepala LLdikti Wilayah II mendapatkan 18 suara. Juga, Dekan Fisip Prof Dr Alfitri yang meraih 15 suara.
Memang, berdasarkan hasil pemilihan dari total 117 suara, Prof Taufiq Marwa mendapatkan suara dominan.
Dosen kelahiran Desa Kotadaro Kecamatan Tanjung Raja Kabupaten Ogan Ilir, 24 Desember 1968 ini mendapat kesempatan merealisasikan visi dan misinya yang telah disampaikan saat mencalon sebagai rektor Unsri.
Visi Taufiq Marwa yakni menjadikan Unsri sebagai universitas terkemuka, mandiri, unggul, kreatif, inovatif, dalam berbagai bidang ilmu pengetahuan dan teknologi yang relevan dan berepotasi global.
Sementara misinya adalah menyelenggarakan dan mengembangkan pendidikan tinggi, ilmu pengetahuan, teknologi yang mandiri, unggul, kreatif, inovatif, dan berepotasi global.
Di luar itu, juga akan menyelenggarakan dan mengembangkan penelitian dan pengabdian kepada masyarakat yang unggul, kreatif, inovatif, relevan dan global untuk mewujudkan kemajuan dan kesejahteraan masyarakat, serta mengembangkan niat, bakat, dan penalaran mahasiswa untuk menjadi insan yang mandiri, unggul, kreatif, inovatif yang beretika dan berakhlak mulia serta menyelenggarakan kerjasama dengan mitra yang relevan dan bereputasi global.
Impiannya, melahirkan alumni Unsri yang berkualitas dan berakhlak. “Saya bermimpi bisa lahirkan alumni atau output yang dicetak memiliki kualitas yang baik. Artinya kualitas yang baik itu di atas rata-rata. Jadi artinya, dia bisa bersaing di masyarakat,” tuturnya.
Kemudian, menurutnya, selain kualitas yang baik, dan aspek moralnya moralitas juga harus baik.”Dari dua hal itu berkualitas dan memiliki moral yang baik itu mimpi besar dari saya. Jika diberi amanah untuk memimpin Unsri dua hal itu, saya tidak ingin hanya berkualitas tapi tidak bermoralitas, tapi saya memiliki keinginan alumni memiliki kualitas dan moralitas, itu dua hal itu,” kata mantan dekan fakultas Ekonomi dua periode ini.
Untuk langkah yang akan dilakukan dalam mencapai Unsri PTN BH, Taufik menjelaskan, Unsri saat ini sudah pada posisi rekomendasi dari Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemendikbud Ristek).
“Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemendikbud Ristek) sudah oke. Artinya sudah lolos sekarang dibahas diantara Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemendikbud Ristek), Kemenkumham, Kemenpan RB, Kementrian Keuangan. Jadi kita harus mempersiapkan transisi untuk beralih dari PTN BLU ke PTN BH,” katanya.
Jadi siapapun yang menjadi Rektor Unsri, sambungnya, harus mengarah ke situ. Memang banyak persiapan yang perlu dilakukan di PTN BH itu ada aspek kemandirian, aspek pengelolaan yang baik itu dilakukan terutama aspek pengelolaan keuangan.
“Alhamdulillah saya berlatar belakang dari Fakultas Ekonomi kemudian pernah jadi dekan dua periode di Fakultas Ekonomi dan posisi sekarang di Wakil Rektor 2. Mudah-mudahan, proses transisi ini bisa berjalan dengan mulus dari PTN BLU menjadi PTN BH,” tandasnya.
Ketua Pemilihan Rektor Unsri Prof Dr Joni Emirzon, SH, MHum mengatakan, pemilihan Rektor Unsri sudah dilaksanakan selama dua jam dari pukul 10.00 WIB-12.00 WIB.
“Dengan begitu Profesor Taufiq terpilih menjadi Rektor Unsri,” kata Profesor Joni usai Pemilihan Rektor di Graha Sriwijaya Unsri, Senin (7/8/2023).
Menurutnya, tahap pemilihan ini dihadiri anggota senat sebanyak 76 orang dan suara dari kementerian 41 suara. Untuk dari kementerian diwakilkan Cici Sri Cahyandari.
“Alhamdulillah semua lancar. Setelah ini hasilnya akan dilaporkan ke ketua senat dan dari senat baru kementerian,” katanya.
Sebagaimana diketahui, Penyaringan dan pengundian nomor urut Bakal Calon Rektor Universitas Sriwijaya Masa Tugas 2023-2027 dilaksanakan di Balai Gedung Bahasa Unsri Bukit Besar, Rabu (21/6/2023).(nrl)

