Woww..,Pasca Banjir Warga Batu Gajah Gotong Royong Bangun Jembatan Darurat

MURATARA,The8news.com-Adat istiadat kearipan lokal warisan nenek moyang zaman dahulu kala, masih melekat di jiwa masyarakat Batu gajah.salah satunya gotong royong.

Dapat terbukti saat ini Aksi gotong-royong kembali diperlihatkan warga desa Batu gajah, dengan membangun jembatan gantung darurat sepanjang kurang lebih 130 meter lebar 120 cm,pasca banjir bandang meluapnya sungai Rupit yang menerjang jembatan gantung hingga putus.

Menurut Kades Batu gajah Mahbub Sahil menjelaskan,jembatan gantung darurat sementara dikerjakan oleh swadaya masyarakat desa Batu gajah secara gotong royong dilakukan dalam rangka membuka akses jalan yang menghubungkan dua desa yakni Desa Batu Gajah dengan Batu gajah baru yang baru-baru ini lumpuh.

Bahkan yang lebih memprihatin kan lagi ujar Kades,anak-anak sekolah mau berangkat sekolah terkendala, mereka harus menggunakan perahu ojek setiap hari pulang dan pergi.

“Ini artinyo mereka harus mengeluarkan uang setiap harinya minimal 10 ribu rupia, sangat memprihatin kan apa lagi kondisi perekonomian orang tua mereka lagi sulit,”jelas Kades

Selain itu masyarakat Batu gajah banyak bekerja di Perusahaan perkebunan Sawit PT.Dendi gaji yang pas-pasan dengan kondisi saat ini mereka juga merasa kesulitan

“Jadi Pembangunan jembatan gantung ini sifatnya darurat.hasil swadaya masyarakat guna mempermudah warga desa untuk beraktifitas sehari-hari,” Kata Kades Batu gajah saat dihubungi lewat WhatsApp nya,Jumat (26/1/2024).

Kades juga menyebut,bangunan jembatan gantung darurat ini menggunakan alat seadanya seperti kayu yang diambil masyarakat secara gotong-royong dari hutan.Sedangkan peralatan lain nya seperti papan dan paku itu bantuan dirinya.

Kades berharap pada pemerintah dan pihak terkait,agar kiranya dapat membangun jembatan gantung kembali yang permanen,sehingga akses aktivitas masyarakat kembali berjalan seperti biasanya.

“Kalau jembatan gantung sudah ada,aktivitas masyarakat tidak terhambat,ekonomi masyarakat juga akan normal kembali,”pungkasnya.

Laporan Jurnalis Muratara :