Petani Ikan di Tarok Kapalo Hilalang Merugi Puluhan Ton, ikan mati mendadak, Oknum Pintu Air Diduga Bertindak Brutal
2025-10-30 the8news.com
Padang Pariaman – Sejumlah petani ikan di kawasan korong Tarok Nagari Kapalo Hilalang, Kabupaten Padang Pariaman, menjerit setelah puluhan ton ikan budidaya mereka mati mendadak. Kejadian ini diduga akibat ulah oknum pengelola pintu air yang bertindak semena-mena dan brutal.
Menurut keterangan warga, pintu air yang mengatur aliran irigasi ke kolam budidaya di tutup tanpa koordinasi dengan masyarakat sekitar. Akibatnya, air kolam surut secara tiba-tiba dan menyebabkan ribuan ikan mati karena kekurangan oksigen.
“Air dibuka sesuka hati tanpa pemberitahuan. Kami rugi besar, ikan yang sudah siap panen habis semua,” ungkap Nila seorang petani ikan setempat dengan nada kecewa.
Kepada awak media Nila sirma neli menyampaikan bahwa kami tidak akan tinggal diam dan menuntut kerugian kepada pihak terkait, ikan kami mati 12 Ton siapa yang bertanggung jawab tutup Nila dengan mata berkaca kaca
Kerugian ditaksir mencapai ratusan juta juta rupiah, karena sebagian besar petani telah mengeluarkan biaya pakan dan perawatan selama berbulan-bulan. Warga juga menyebut perilaku oknum pintu air tersebut kerap arogan dan bertindak seperti preman di lapangan.
Masyarakat berharap pihak pemerintah daerah, terutama Dinas Perikanan dan Dinas PUPR, segera turun tangan untuk menertibkan pengelolaan pintu air agar kejadian serupa tidak terulang.
> “Kami hanya ingin keadilan. Jangan karena satu oknum, kami para petani yang mencari nafkah jujur malah jadi korban,” tambah warga.
Hingga berita ini diterbitkan, beberapa pihak dinas perikanan,PU,camat,walinagari belum memberikan keterangan resmi mengenai dugaan tindakan semena-mena tersebut.
Team Solid

