Anton Wira Tanjung Gelar Syukuran “Agama Dan Tradisi Kearifan Lokal” – Bupati JKA Nyatakan Kebahagian Dan Kepribadian
2026-01-22 the8news.com
Bisati VII koto –Sebuah acara syukuran yang sarat akan makna budaya dan agama digelar oleh Anton Wira Tanjung, dengan tema utama “Agama dan Tradisi Kearifan Lokal”. Kegiatan yang diadakan dengan penuh kebersamaan ini menjadi wadah untuk merayakan dan menghargai nilai-nilai luhur yang telah menjadi pondasi kehidupan masyarakat sekaligus memperkuat tali silaturahmi antar warga.
Bupati JKA yang hadir pada acara tersebut menyampaikan perasaan bangganya dengan menyatakan, “Bupati JKA saya bangga..”, merespons positif atas pelaksanaan acara yang menghadirkan kombinasi antara nilai agama dan kekayaan budaya lokal. Kata-kata tersebut menjadi bentuk apresiasi terhadap upaya yang dilakukan untuk menjaga dan mengembangkan identitas khas daerah.
Salah satu bagian yang paling dinantikan dalam acara ini adalah penampilan para alim ulama dan niniak mamak dari berbagai nagari . Para ulama tidak hanya memberikan pembinaan agama yang penuh kebaikan, tetapi juga menjelaskan bagaimana ajaran agama dapat berintegrasi dengan tradisi kearifan lokal untuk menciptakan kehidupan bermasyarakat yang harmonis dan sejahtera.
Dari pantauan awak media ini terlihat hadir Ketua KAN dan niniak mamak lainya nagari sungai sariak Selain kehadiran para tokoh agama, acara juga menghadirkan pertunjukan seni budaya khas daerah yang dikenal dengan nama Indang. Penampilan seni Indang yang diusung oleh kelompok budaya lokal menunjukkan keindahan gerakan dan irama yang sarat akan makna sejarah serta nilai-nilai kehidupan masyarakat setempat.
Para alim ulama dan niniak mamak yang hadir dari berbagai nagari menyampaikan pesan penting tentang pentingnya menjaga kesatuan dalam keragaman, serta bagaimana ajaran agama mengajarkan untuk menghargai perbedaan dan bekerja sama demi kemaslahatan bersama. Kehadiran mereka juga menjadi bukti bahwa agama berperan aktif dalam membangun karakter masyarakat yang baik.
Pertunjukan seni Indang yang dipentaskan dengan penuh semangat berhasil memukau seluruh hadirin. Setiap lagu dan gerakan yang ditampilkan tidak hanya sebagai hiburan, tetapi juga sebagai media untuk menyampaikan nilai-nilai kearifan lokal seperti rasa syukur, kerja sama, dan penghormatan kepada leluhur serta alam sekitar.
Acara syukuran ini dihadiri oleh berbagai elemen masyarakat, mulai dari tokoh adat, pemimpin agama, pemerintah daerah, hingga generasi muda yang antusias menyaksikan setiap rangkaian acara. Kehadiran berbagai lapisan masyarakat menunjukkan bahwa pelestarian agama dan budaya lokal menjadi tanggung jawab bersama yang harus terus dijaga.
Anton Wira Tanjung yang juga seorang niniak mamak bergelar Datuak Panji Alam menyampaikan wujud syukur setelah di lantik menjadi kepala Disparpora padang pariaman dan harapannya agar acara ini dapat menjadi inspirasi bagi seluruh masyarakat untuk terus melestarikan nilai-nilai agama dan tradisi kearifan lokal. Sementara itu, Bupati JKA menegaskan akan terus mendukung berbagai kegiatan yang bertujuan untuk memperkuat identitas budaya dan ketakwaan masyarakat di wilayahnya.
Anas Pilihan

