Pemda Padang Pariaman segera akan bangun jembatan anduriang kayu tanam
2026-05-10
Padang Pariaman, 10/06/2026, Kabar baik datang bagi masyarakat Anduriang dan sekitarnya. Pemerintah memastikan pembangunan kembali Jembatan Anduriang secara permanen akan segera dilaksanakan pada tahun 2026 oleh Balai Pelaksanaan Jalan Nasional (BPJN).
Jembatan yang ambruk akibat galodo tersebut akan dibangun dengan spesifikasi yang lebih kuat dan modern untuk menjamin konektivitas masyarakat dalam jangka panjang.
Berdasarkan perencanaan, Jembatan Anduriang akan memiliki panjang total 140 meter yang terdiri dari dua bentang masing-masing 70 meter, lebar jembatan 6 meter, dilengkapi trotoar di kedua sisi masing-masing selebar 0,5 meter, menggunakan struktur rangka baja tipe B70, serta pondasi bore pile berdiameter 800 milimeter.
Nilai investasi pembangunan jembatan tersebut diperkirakan mencapai Rp45,2 miliar yang bersumber dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN).
“Setelah normalisasi sungai selesai, Jembatan Anduriang akan dibangun kembali secara permanen oleh BPJN. Sesuai arahan Wakil Menteri PUPR dan komitmen yang telah disampaikan kepada Bupati Padang Pariaman, pembangunan jembatan ini akan mulai dijalankan tahun ini dengan anggaran sekitar Rp45,2 miliar dari APBN,” kata El Abdes.
Jembatan Anduriang merupakan infrastruktur vital yang menghubungkan dua kawasan penting di Kecamatan 2×11 Kayu Tanam, yakni Nagari Kayu Tanam dan Nagari Anduriang. Kehadiran kembali jembatan tersebut diharapkan dapat memulihkan aktivitas sosial dan ekonomi masyarakat yang sempat terganggu akibat bencana.
Dengan progres normalisasi yang terus berjalan dan rencana pembangunan jembatan permanen yang telah dipastikan, masyarakat kini menaruh harapan besar agar akses transportasi yang sempat terputus selama berbulan-bulan dapat segera kembali normal dan aman digunakan.

