Rakor Forum VII Koto, Sepakati Langkah‑langkah Pembangunan dan Kesejahteraan Warga

Rakor Forum VII Koto, Sepakati Langkah‑langkah Pembangunan dan Kesejahteraan Warga

2026-10-28

PADANG PARIAMAN — Forum Nagari VII Koto menggelar rapat koordinasi di wilayahnya guna membahas sejumlah program penting bagi masyarakat. Rapat yang dipimpin Ketua Forum VII Koto, Saiful Yudi, turut dihadiri Camat VII Koto Zulfikar, berbagai unsur perangkat nagari, instansi terkait, dan tokoh masyarakat. Suasana berjalan hangat dan penuh semangat kebersamaan sejak awal acara.

Salah satu topik utama yang dibahas adalah program Nagari Siaga Tibi (Tuberkulosis). Para peserta membicarakan cara memperkuat deteksi dini, penyuluhan ke rumah‑rumah, dan dukungan bagi warga yang sedang menjalani pengobatan. Semua pihak sepakat agar nagari tidak hanya menjadi tempat tinggal, tetapi juga menjadi garda terdepan mencegah penyebaran penyakit TBC.

Rapat juga membahas Anggaran Pendapatan dan Belanja Nagari (APB). Para peserta saling bertukar pandangan agar anggaran yang disusun benar‑benar berpihak pada kebutuhan warga. Mereka menekankan agar setiap rencana penggunaan dana terbuka, jelas, dan dapat diawasi bersama oleh masyarakat.

Selanjutnya, pembahasan menyentuh persiapan pelaksanaan MTQ tingkat Kabupaten yang akan diadakan di Kecamatan Batang Anai. Forum VII Koto berjanji akan ikut mendukung kesuksesan acara tersebut, mulai dari persiapan peserta hingga menjaga keamanan dan keramahtamahan selama kegiatan berlangsung.

Hadir juga dalam rapat itu Ketua Forum Wali Nagari Padang Pariaman Joni Friadi dan perwakilan Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPM‑Des) Kabupaten Padang Pariaman. Keduanya memberikan arahan agar setiap nagari tetap saling berkoordinasi, tidak bekerja sendiri‑sendiri, dan mengikuti aturan yang berlaku dalam menjalankan program.

Turut hadir Penjabat Wali Nagari sekaligus persiapan Lurah Ampalu Timur, para Kepala Puskesmas se‑wilayah VII Koto, serta para tokoh masyarakat. Kehadiran berbagai elemen ini menunjukkan bahwa pembangunan nagari bukan hanya tugas pejabat, tetapi juga tanggung jawab seluruh warga.

Sepanjang rapat, terlihat sikap kompak dari semua peserta. Banyak usulan muncul yang berfokus pada kepentingan umum, bukan kepentingan kelompok tertentu. Para tokoh masyarakat juga memberikan masukan agar program‑program yang sudah disepakati benar‑benar dilaksanakan sampai ke tingkat keluarga.

Rakor ini ditutup dengan kesepakatan bersama. Seluruh peserta berjanji terus mempererat kerja sama, menjaga komunikasi antar‑nagari, dan mewujudkan wilayah VII Koto yang sehat, makmur, dan rukun di bawah naungan persatuan masyarakat Padang Pariaman.

Anas pilihan