PALEMBANG, The8news.com – Ketua DPD ADO Sumsel Muhammad Asrul Indrawan mendukung tindakan tegas kepolisian terhadap maraknya aksi begal motor di kota Palembang.
“Kami hanya ingin bisa bekerja dengan tenang tanpa dihantui rasa takut. Setiap malam kami membawa harapan keluarga, bukan ketakutan di jalan,” tambahnya.
Asrul menambahkan, banyak driver online yang masih menerima pesanan hingga larut malam, bahkan ke wilayah pinggiran kota yang minim penerangan. Kondisi itu membuat mereka rentan menjadi target para pelaku kriminal.
Seperti diketahui beberapa pekan terakhir, marak laporan tentang aksi begal motor yang menyasar warga, termasuk para driver yang masih beroperasi hingga larut malam demi mencari nafkah.
Situasi ini membuat Asosiasi Driver Online (ADO) Sumatera Selatan angkat suara dan menyatakan sikap tegas terhadap meningkatnya tindak kriminal jalanan tersebut.
Sebagai bentuk kepedulian terhadap keselamatan anggotanya, ratusan driver online yang tergabung dalam ADO Sumsel menggelar aksi solidaritas damai di Palembang.
Dalam aksi itu, para driver ojol menyerukan dukungan penuh kepada Polda Sumatera Selatan dan Polrestabes Palembang agar menindak tegas para pelaku kejahatan jalanan, khususnya tindak 3C — Curas, Curat, dan Curanmor.
Secara tegas Ketua DPD ADO Sumsel, Muhammad Asrul Indrawan, menegaskan bahwa keamanan di jalan bukan hanya tanggung jawab aparat, melainkan juga hak dasar setiap warga negara, termasuk pengemudi transportasi daring.
“Kami tidak bisa terus diam saat rekan-rekan kami menjadi korban di jalan. Kami datang hari ini untuk menyampaikan dukungan penuh kepada pihak kepolisian agar menindak para pelaku begal dengan langkah tegas dan terukur,” ujar Asrul dengan nada tegas.
Selain menyampaikan dukungan, ADO Sumsel juga mengusulkan agar patroli malam diperbanyak di titik rawan kejahatan.
Komunitas driver online tersebut bahkan menyatakan kesiapan untuk berkolaborasi dengan kepolisian dengan menyediakan informasi dan peta lokasi yang sering menjadi titik aksi kejahatan.
“Kami punya banyak data dari lapangan. Jika aparat ingin, kami siap bantu memetakan area yang rawan begal. Ini bentuk tanggung jawab kami untuk ikut menjaga keamanan kota,” jelas Asrul.
Aksi damai ini berlangsung tertib dan mendapat perhatian dari pengguna jalan serta warga sekitar. Para pengemudi online berharap langkah mereka bisa menjadi dorongan moral bagi aparat penegak hukum untuk lebih cepat dan tanggap menindak para pelaku begal yang kian meresahkan.
Dengan dukungan penuh dari komunitas driver online, ADO Sumsel berharap Polda Sumsel dapat menghadirkan kembali rasa aman di jalan-jalan Palembang. Karena bagi mereka, keamanan bukan sekadar kebutuhan, melainkan syarat utama agar ribuan pengemudi bisa terus bekerja mencari rezeki tanpa takut menjadi korban kejahatan.(*)
Post by Redaksi

