Anggota DPRD Padang Pariaman Joe Aprinanda Dampingi Bupati, Resmikan Rajang Kampuang Dama
Jembatan Penghubung Dua Nagari yang Kini Semakin Kokoh
2026-04-24 the8news.com
Kampuang Dama, VII Koto – Rajang atau Jembatan Gantung Kampuang Dama merupakan akses vital yang menghubungkan dua wilayah strategis, yakni Nagari Lareh Nan Panjang Selatan dan Nagari Balah Aia. Keberadaan infrastruktur ini memegang peranan sangat penting dalam melancarkan arus transportasi serta mendorong aktivitas perekonomian masyarakat setempat. Jembatan yang mulai dibangun pada tahun 1997 ini resmi dioperasikan pada tahun 1998 oleh Bupati Padang Pariaman saat itu, Almarhum Bapak Muslim Kasim.
Sebelum adanya jembatan yang kokoh seperti saat ini, warga harus berjuang menyeberang menggunakan alat transportasi sederhana yang disebut lori atau biduak. Alat ini hanya mengandalkan tali sling sebagai pegangan, sehingga membutuhkan keberanian ekstra bagi siapa saja yang melintas. Inisiatif penggunaan lori ini dulunya digagas oleh tokoh masyarakat setempat, yaitu Bapak Marlis, guna memudahkan akses warga.
Aprinanda mengatakan Sejak berdiri hingga kini, jembatan tua ini telah beberapa kali mengalami perbaikan dan pemeliharaan. Terhitung dari tahun 2018 sampai saat ini, Pemerintah Kabupaten Padang Pariaman telah melakukan rehabilitasi sebanyak tiga tahap. Perbaikan dilakukan secara bertahap, mulai dari penggantian papan dan bantalan pada tahun 2021, hingga perawatan lanjutan pada tahun 2024 demi menjamin keamanan dan kenyamanan pengguna.
Di tahun 2026 ini, dilakukan rehabilitasi paling besar menyusul kerusakan struktur akibat bencana dahsyat yang sempat membuat jembatan tidak dapat dilalui. Alhamdulillah, kini wajah Rajang Kampuang Dama berubah menjadi jauh lebih kokoh dan aman. Lantai yang semula terbuat dari papan kayu telah diganti dengan plat besi, dan seluruh rangka yang rusak telah diperbaiki total. Masyarakat pun kini dapat kembali melintas dengan tenang dan nyaman.
Berbicara mengenai Nagari Lareh Nan Panjang Selatan, wilayah ini merupakan nagari hasil pemekaran sejak tahun 2016. Meski terbilang baru, nagari ini terus bergerak maju dengan melakukan berbagai pembangunan infrastruktur serta berperan aktif dalam pemerintahan. Salah satu bukti kemajuannya adalah telah dimilikinya kantor nagari yang berdiri di atas lahan seluas 669 meter persegi dengan bangunan berukuran 18×22 meter. Pembangunan yang dimulai tahun 2019 ini akhirnya dapat ditempati pada tahun 2025.
Dalam upaya memakmurkan rakyat, Pemerintah Nagari mendirikan Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) bernama “Lima Berlian” pada tahun 2019, yang kemudian telah berbadan hukum sejak tahun 2021 setelah diserahkan langsung oleh Presiden Joko Widodo. Hingga saat ini, BUMDes tersebut aktif mengelola usaha simpan pinjam serta mengembangkan unit baru yakni peternakan ayam petelur. Berkat kinerjanya, BUMDes ini tidak hanya menghasilkan Pendapatan Asli Daerah (PAD), tetapi juga sering mengikuti lomba hingga tingkat nasional.
Prestasi membanggakan lainnya, Nagari Lareh Nan Panjang Selatan telah dinobatkan sebagai Nagari Sadar Hukum atau Anubhawa Sasana Desa sejak tahun 2019. Pada tahun 2023 dan 2024, perwakilan nagari yang diwakili oleh Zainal, S.S.T.Pi., NL.P., CPA., CPArb., mengikuti Paralegal Justice Award yang diselenggarakan oleh Kemenkumham. Melalui Paralegal Academy, kompetensi ditingkatkan hingga berhasil meraih gelar Non Litigation Peace Maker (NL.P). Tak kalah penting, nagari ini juga berhasil meraih Tunjangan Kinerja dari Kementerian Keuangan RI selama empat tahun berturut-turut dengan capaian yang meningkat signifikan hingga Rp200 juta pada tahun 2025.
Segala kemajuan ini tentu tidak terlepas dari dukungan penuh Pemerintah Kabupaten Padang Pariaman serta sinergi seluruh elemen masyarakat. Kegiatan peresmian ini turut dihadiri oleh Anggota DPRD Joe Aprinada, Kepala Dinas terkait, Camat VII Koto Zulfikar, Danramil Iptu Edy Saputra S.H., M.M, Kapolsek VII Koto Sungai Sariak, Forum Wali Nagari VII Koto Muskinta, serta seluruh perangkat nagari, lembaga kemasyarakatan, dan tokoh masyarakat. “Rumah siap tukang bajalan, Kantua siap wali habis masa jabatan. Terima kasih Pak Bupati,” tutup rasa syukur dan apresiasi atas segala dukungan yang telah diberikan.
Anas Pilihan

