ASPILA Bangun Sarana Air Bersih untuk 19 KK Korban Bencana Galodo di Sipinang, Sumbar
2025-01-10 the8news.com
SipinangPadangPariaman–Pasca terjadinya bencana galodo di wilayah Sumatera Barat (Sumbar), kondisi warga di Korong Sipinang padang pariaman hingga saat ini masih menghadapi tantangan berat. Wilayah tersebut terisolasi dan kesulitan mengakses air bersih yang layak konsumsi, menjadi kebutuhan paling urgen bagi masyarakat setelah kejadian bencana.
Menanggapi kondisi darurat tersebut, organisasi masyarakat ASPILA mengambil langkah konkret dengan membangun sarana air bersih untuk memenuhi kebutuhan warga. Proyek ini ditujukan khusus untuk 19 kepala keluarga (KK) yang tinggal di wilayah Korong Sipinang yang terdampak.
Untuk mendapatkan sumber air yang berkualitas, tim ASPILA melakukan galian sumur hingga kedalaman antara 35 hingga 40 meter. Proses galian dilakukan dengan cermat dan hati-hati guna memastikan air yang dihasilkan aman dan dapat digunakan untuk keperluan sehari-hari masyarakat.
Ketua ASPILA, Azwar Anas, menjelaskan bahwa sumber dana yang digunakan untuk pembangunan sarana air bersih ini berasal dari hasil badoncek (kumpulan sumbangan) dari berbagai pihak, baik yang berada di daerah Sumbar maupun dari para saudara yang tinggal di luar daerah (rantau).
“Kami sangat menghargai setiap bentuk kontribusi yang diberikan oleh masyarakat dari berbagai penjuru,” ujar Azwar Anas dalam keterangannya. Setiap rupiah yang terkumpul digunakan sebaik-baiknya untuk memastikan proyek berjalan lancar dan memberikan manfaat maksimal bagi korban bencana.
Sebelum pembangunan sarana ini, warga Sipinang harus menempuh jarak jauh dan melalui jalur yang sulit untuk mendapatkan air, bahkan terkadang harus menggunakan air yang tidak memenuhi standar kesehatan. Ketersediaan air bersih kini diharapkan dapat meningkatkan kualitas hidup dan mencegah terjadinya penyakit menular.
Proyek sarana air bersih ini bukan hanya sekadar memenuhi kebutuhan dasar, tetapi juga menjadi bentuk dukungan nyata bagi masyarakat yang sedang bangkit dari kesulitan pasca bencana. ASPILA berkomitmen untuk terus mengawasi dan memelihara fasilitas ini agar dapat digunakan dalam jangka panjang.
“Semoga setiap tetesan air yang mengalir dari sarana ini menjadi amal jahiriah bagi para donatur ASPILA, serta membawa berkah bagi seluruh warga Sipinang. Aamiin Yra,” pungkas Azwar Anas dengan harapan agar bantuan ini dapat memberikan dampak positif yang berkelanjutan bagi korban bencana.
Anas Pilihan

