Bulan Suci Ramadan, Kasat Pol PP Sumedi Imbauan Pelaku Usaha Warung Nasi & Kopi

MURATARA, The8news.com-Memasuki bulan suci Ramadan 1447 Hijriah, suasana religius mulai terasa di berbagai penjuru daerah. Untuk menjaga kekhusyukan umat Islam dalam menjalankan ibadah puasa, Kepala Satuan Polisi Pamong Praja (Kasat Pol PP) Sumedi, SH, mengeluarkan imbauan tegas kepada para pelaku usaha dan masyarakat agar bersama-sama menciptakan suasana yang tertib dan kondusif.

Sumedi menegaskan, selama bulan Ramadan, para pedagang warung nasi maupun warung kopi yang tetap beroperasi pada siang hari diminta untuk menutup tempat usahanya dengan tirai atau layar penutup. Langkah tersebut dilakukan sebagai bentuk penghormatan terhadap umat Muslim yang tengah menjalankan ibadah puasa.

“Kami tidak melarang masyarakat untuk mencari rezeki. Silakan tetap berjualan, namun kami imbau agar menggunakan penutup atau tirai di bagian depan warung. Ini semata-mata untuk menghargai saudara-saudara kita yang sedang menunaikan ibadah puasa,” ujar Sumedi saat ditemui di sela-sela kegiatan patroli rutin.

Menurutnya, kebijakan ini bukanlah bentuk pembatasan aktivitas ekonomi, melainkan upaya menjaga toleransi dan ketertiban umum selama Ramadan.

Ia juga mengingatkan bahwa Satpol PP akan melakukan patroli persuasif dan humanis untuk memastikan imbauan tersebut dijalankan dengan baik.

Tak hanya menyasar pelaku usaha, Kasat Pol PP juga memberikan perhatian khusus terhadap ketertiban lalu lintas, terutama pada malam hari saat umat Islam melaksanakan salat tarawih. Ia mengimbau para pengendara sepeda motor untuk tidak menggunakan knalpot brong atau yang kerap disebut “knalpot jembrong”, karena suaranya yang bising dapat mengganggu kekhusyukan ibadah.

“Kami minta kepada para pengendara agar tidak menggunakan knalpot yang menimbulkan suara keras. Saat umat Islam sedang melaksanakan salat tarawih, tentu dibutuhkan suasana yang tenang dan nyaman,” tegasnya.

Ia juga mengajak seluruh elemen masyarakat untuk bersama-sama menjaga ketertiban, keamanan, dan suasana damai selama Ramadan.

“Ramadan adalah bulan penuh berkah. Mari kita jaga sikap, saling menghormati, dan menciptakan lingkungan yang harmonis. Dengan kebersamaan, insyaAllah ibadah kita akan semakin khusyuk dan penuh makna,” pungkasnya.

Dengan adanya imbauan ini, diharapkan suasana Ramadan tahun ini dapat berlangsung lebih tertib, aman, dan penuh toleransi, sehingga seluruh masyarakat dapat menjalankan aktivitas dan ibadah dengan nyaman.(Wck)