Bupati JKA Perjuangkan Penguatan 17 Subsektor Ekonomi Kreatif Padang Pariaman di Kementerian Ekraf
2026-02-26 the8news.com
Padang pariaman—Bupati Kabupaten Padang Pariaman, yang akrab disapa JKA, telah melakukan kunjungan kerja khusus ke Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf) untuk memeperjuangkan penguatan 17 subsektor ekonomi kreatif di wilayahnya. Kunjungan yang berlangsung pada pekan lalu ini bertujuan untuk menyampaikan potensi ekonomi kreatif daerah serta mengajukan dukungan program dan pembiayaan dari pusat untuk mengembangkan sektor ini secara menyeluruh. Bupati didampingi oleh jajaran pejabat terkait dan perwakilan asosiasi pelaku ekonomi kreatif dari berbagai subsektor di Padang Pariaman.
Dalam pertemuan dengan Direktur Jenderal Ekonomi Kreatif Kemenparekraf, Bupati JKA menjelaskan secara rinci mengenai potensi masing-masing subsektor ekonomi kreatif yang ada di Padang Pariaman. Subsektor yang menjadi fokus meliputi kerajinan tangan, kuliner, musik, tari, seni rupa, desain, arsitektur, film, fotografi, penerbitan, iklan, periklanan, permainan, animasi, seni pertunjukan, fashion, serta kuliner kreatif. Menurutnya, setiap subsektor memiliki potensi besar untuk dikembangkan menjadi motor penggerak ekonomi lokal dan pencipta lapangan kerja baru.
Bupati mengemukakan bahwa salah satu keunggulan utama Padang Pariaman adalah kekayaan budaya Minangkabau yang menjadi dasar kuat bagi perkembangan ekonomi kreatif. Misalnya, subsektor kerajinan tangan menghasilkan produk seperti anyaman rotan, keramik, serta pernak-pernik khas Minangkabau yang telah dikenal baik di dalam maupun luar negeri. Selain itu, subsektor kuliner juga menunjukkan pertumbuhan yang signifikan dengan berbagai hidangan khas yang mulai masuk ke pasar nasional bahkan internasional.
Selain memaparkan potensi, Bupati JKA juga menyampaikan tantangan yang dihadapi pelaku ekonomi kreatif di daerahnya, antara lain keterbatasan akses permodalan, kurangnya sarana dan prasarana pendukung, serta minimnya pelatihan dan pendampingan untuk meningkatkan kualitas produk dan kemampuan pemasaran. Beliau mengajukan beberapa proposal program pengembangan, antara lain pembangunan pusat inkubasi ekonomi kreatif, pelatihan kapasitas bagi pelaku usaha, serta pendirian pasar digital untuk mempromosikan produk lokal secara luas.
Tanggapan positif diberikan oleh pihak Kementerian Ekraf terhadap usulan yang diajukan oleh Bupati JKA. Direktur Jenderal Ekonomi Kreatif menyampaikan bahwa Kabupaten Padang Pariaman memiliki potensi yang sangat menjanjikan dalam pengembangan ekonomi kreatif dan layak mendapatkan dukungan dari pusat. Beberapa program yang diajukan akan dimasukkan ke dalam prioritas kerja tahun depan, termasuk pendanaan untuk pembangunan infrastruktur pendukung dan program pelatihan yang akan dilakukan secara kolaboratif antara pemerintah pusat dan daerah.
Selain dukungan program dan pembiayaan, pihak Kementerian juga akan membantu melakukan pemetaan ulang potensi ekonomi kreatif di Padang Pariaman serta menyusun rencana pengembangan jangka menengah dan panjang yang terintegrasi. Langkah ini bertujuan untuk memastikan bahwa setiap subsektor dapat berkembang secara seimbang dan saling mendukung satu sama lain. Selain itu, juga akan dilakukan pemadatan kerja sama dengan berbagai pihak swasta dan lembaga pendidikan untuk mendukung inovasi dan kreativitas di kalangan pelaku ekonomi kreatif muda.
Setelah menyelesaikan kunjungan, Bupati JKA menyampaikan rasa syukur atas dukungan yang diberikan oleh Kementerian Ekraf dan berkomitmen untuk segera melakukan persiapan teknis guna merealisasikan seluruh program yang telah disepakati. Beliau berharap bahwa dengan penguatan 17 subsektor ekonomi kreatif ini, Kabupaten Padang Pariaman dapat menjadi contoh daerah unggulan dalam pengembangan ekonomi kreatif di Provinsi Sumatera Barat, sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat melalui sektor yang penuh dengan inovasi dan peluang.
Anas Pilihan
Anas Pilihan

