Dari Sahabat untuk Sesama: Nita Azis Gerakkan Donasi Bedah Rumah bagi Warga Padang Pariaman

Dari Sahabat untuk Sesama: Nita Azis Gerakkan Donasi Bedah Rumah bagi Warga Padang Pariaman

2026-02-27 the8news.com

Padangpariaman–Gerakan kepedulian sosial kembali menyentuh hati masyarakat Kabupaten Padang Pariaman melalui program bedah rumah yang digerakkan oleh Nita Azis, seorang tokoh masyarakat yang juga dikenal sebagai aktivis sosial dari daerah tersebut. Program yang diberi nama “Dari Sahabat untuk Sesama” ini bertujuan membantu keluarga kurang mampu yang tinggal di rumah dalam kondisi tidak layak huni, dengan melakukan renovasi menyeluruh hingga menjadi tempat tinggal yang aman dan nyaman.

Acara peluncuran dan pembukaan kerja sama untuk program ini berlangsung Lubuk Alung, Kecamatan 2×11 Kayu Tanam. Dalam kesempatan tersebut, Nita Azis menyampaikan bahwa ide untuk menggerakkan donasi bedah rumah muncul setelah melihat kondisi beberapa keluarga di wilayah Padang Pariaman yang tinggal di rumah rusak akibat usia tua atau dampak cuaca ekstrem, namun tidak memiliki kemampuan untuk melakukan perbaikan.

Program ini telah mendapatkan dukungan dari berbagai pihak, mulai dari pengusaha lokal, komunitas muda, hingga profesional di bidang konstruksi yang bersedia memberikan kontribusi baik dalam bentuk uang, bahan bangunan, maupun tenaga kerja sukarela. Hingga saat ini, telah terkumpul donasi yang cukup untuk melakukan bedah rumah bagi sebanyak 15 keluarga yang telah melalui proses seleksi ketat oleh tim panitia yang dibentuk khusus.

Keluarga pertama yang menjadi sasaran program ini adalah keluarga Haji Mursalin (67 tahun) dari Desa Lubuk Alung. Rumah mereka yang terbuat dari kayu dan bambu telah mengalami kerusakan parah pada atap dan dinding selama bertahun-tahun, sehingga sering tergenang air saat hujan turun deras. Proses renovasi rumah ini telah dimulai sejak awal bulan Maret dan diharapkan selesai dalam waktu dua minggu ke depan.

Tim kerja sukarela yang terdiri dari sekitar 30 orang, sebagian besar merupakan mahasiswa teknik sipil dari perguruan tinggi lokal dan pekerja konstruksi profesional, telah secara sukarela memberikan waktu dan keahliannya untuk membangun dan merenovasi rumah-rumah sasaran. Selain itu, beberapa toko bahan bangunan di Kota Padang juga telah menyumbangkan material seperti semen, pasir, genteng, dan besi baja untuk mendukung pelaksanaan program ini.

Nita Azis menjelaskan bahwa proses seleksi keluarga penerima bantuan dilakukan melalui survei lapangan bersama dengan pemerintah desa dan tokoh masyarakat setempat. Kriteria yang diutamakan adalah keluarga kurang mampu dengan kondisi ekonomi terbatas, rumah dalam keadaan tidak layak huni, serta memiliki anggota keluarga yang membutuhkan perlindungan khusus seperti lansia, anak-anak, atau penyandang disabilitas.

Salah satu donatur dari komunitas pengusaha muda Padang Pariaman, Rizky Pratama, menyampaikan bahwa partisipasi dalam program ini merupakan bentuk tanggung jawab sosial terhadap masyarakat sekitar. Ia berharap gerakan kepedulian ini akan menginspirasi lebih banyak pihak untuk turut serta membantu meningkatkan kualitas hidup keluarga kurang mampu di Kabupaten Padang Pariaman.

Nita Azis menambahkan bahwa program “Dari Sahabat untuk Sesama” tidak hanya berhenti pada bedah rumah semata, namun juga akan dilanjutkan dengan program pendampingan lainnya seperti pemberian bantuan alat kerja atau modal usaha kecil bagi keluarga penerima, agar mereka dapat meningkatkan kemampuan ekonomi secara mandiri. Kedepannya, tim juga berencana untuk memperluas cakupan program ke kecamatan-kecamatan lain di Kabupaten Padang Pariaman dengan dukungan yang terus bertambah dari berbagai pihak.

Anas Pilihan