Diduga Menipu, Ketua DPRD Kota Prabumulih Dilaporkan

PALEMBANG, The8news.com – Ketua DPRD Kota Prabumulih, DV dilaporkan M Aminuddin ke Mapolda Sumsel, atas dugaan tindak pidana penipuan dan penggelapan uang hingga mencapai kerugian kliennya CP sebesar Rp 1,7 Miliar, Sabtu (11/7/2026).

Dalam laporan polisi : LP/B/1102/VII/2026/SPKT/POLDA SUMATERA SELATAN, korban menjelaskan kliennya CP dan terlapor sudah saling mengenal.

“Kejadiannya di Jalan Kerinci RT 2 RW 1 Prabu Jaya, Prabumulih Timur, Senin 23 Juni pukul 12.00 WIB. Klien kami memberikan uang pinjaman kepada terlapor sebanyak Rp 900 juta, untuk tambahan modal perusahaan terlapor yang sedang dalam kondisi sulit. Janji korban akan dikembalikan bulan depan,” jelas korban didampingi kuasa hukumnya, M Aminuddin.

Saat waktu yang ditentukan tiba, lanjut korban, terlapor memberikan cek tunai.

“Terlapor memberikan cek tunai, yang bisa dicairkan satu bulan. Saat hendak pencairan pihak bank mengatakan tidak ada dananya. Kesal, saya langsung menghubungi terlapor. Lalu, terlapor mengatakan akan memberikan pekerjaan berupa 10 paket proyek. Berjalannya waktu, pengerjaan proyek saya lakukan, sempat meminjam uang di bank dengan anggunan ruko saya. Lagi-lagi saya tertipu, ketika pengerjaan proyek itu selesai, terlapor tidak juga memenuhi tanggung jawabnya membayar hutang Rp 900 juta, bahkan uang proyek yang selesai saya kerjakan itupun, tidak jelas,” urainya.

Menurut korban, terlapor itu sudah berbuat dzolim.

“Dia zolim, saya ini sampai sekarang masih harus menanggung hutang bank, atas uang yang saya pinjam untuk pengerjaan proyek itu. Berulang kali meminta pertanggungjawabannya, namun tidak ada kepastian,” tandasnya.

Kuasa hukum korban yang kerap disapa Amin Tras itu berharap, laporannya segera ditindaklanjuti penyidik.

“Harapan kami, laporan ini segera diproses penyidik,” tegasnya.

Hingga berita ini diturunkan, penyidik Polda Sumsel, masih terus menindaklanjuti laporan korban.

Sementara, Ketua DPRD Kota Prabumulih, DV ketika dikonfirmasi mengaku tudingan korban tidak benar.

“Saya masih Bimtek di Pacitan. Kita ketemu saja Senin, takut saya salah ngomong,” ucapnya, saat dikonfirmasi melalui selular.