# Terjadi Penikaman di Lingkungan Sekolah, Mana Pengawasan Pihak Sekolah
MUBA, the8news.com – Kasus penikaman yang dilakukan siswa SMPN yang berada di kecamatan Lais kabupaten Musi Banyuasin (Muba), pada Kamis (10/10/24), sangat di sesalkan keluarga korban.
Pasalnya kejadian penusukkan itu terjadi di dalam lingkungan rumah Sekolah, sekira pukul 13.00 wib.
Peristiwa Penikaman dengan senjata tajam terhadap anak saya yang terjadi di dalam lingkungan Sekolah ini, sangat menyesakkan hati, bagaimana tidak ? Kok, seorang siswa SMP bisa membawa pisau ke dalam lingkungan Sekolah, hingga melakukan Penikaman berkali- kali. Mana Sekuriti, kepala Sekolah dan gurunya.
Bagaimana penerapan penjagaan keamanan dari pihak Sekolah ? , mana kepala Sekolah nya, sekuriti dan , guru guru lain ya, kok siswanya bisa membawak senjata tajam jenis pisau ke dalam lingkungan Sekolah ? Bahkan di gunakan menusuk teman sekolahnya sendiri.
” Bagaimana penerapan penjagaan keamanan pihak Sekolah sampai anak saya di tikam dengan senjata tajam jenis pisau, di dalam lingkungan rumah sekolah, kok tidak tahu kalau siswanya membawak pisau ke dalam lingkungan sekolahan, mana pengawasan pengawasan pihak sekolah “, ungkap keluarga korban inisial A kepada media ini, Minggu (13/10/24) soreh.
Menurutnya, korban inisial A di tikam dengan senjata tajam jenis pisau di dalam lingkungan Sekolah oleh pelaku inisial D, lukanya sangat parah , 1 tikaman di bagian belakang (belikat) hampir kena jantung, 1 tikaman di dada hingga menembus paru paru, 1 tikaman lagi di punggung, jadi lukanya tiga lobangjelasnya.
Sampai Anak saya operasi nya di rujuk ke rumah sakit kota palembang, tambahnya, tidak ada perhatian, tidak di besuk / tidak di kunjungi oleh Kepala Sekolah, kalo gurunya ada yang menjenguk anak saya. Namun Kepala sekolah SMPN inisial DL hingga sampai soreh har ini Minggu 13/10/24), kepala Sekolah tidak ada perhatian terhadap korban, tidak di kunjungi atau di datangi oleh kepala Sekolah, pada hal Kepala Sekolah nya pulang ke Palembang,. Jadi mana tanggung jawabnya selaku Kepala Sekolah ?. ungkapnya kesal.
Kapolsek Lais AKP M Ridho Pradani SPd SH saat konferensi membenarkan adanya peristiwa kejadian Penikaman tersebut namun LP nya di Polres Muba.ujarnya Minggu (13/10/24).
Semantara itu , Kepala Sekolah Menengah Pertama DL saat di konfirmasi Melalui telp seluler ke nomer +62 821-835*-**** , sampai berita ini di tayangkan tidak memberi tanggapan.
Kordinator wilayah Dikbud kecamatan Lais Suharli SPd MSi saat di konfirmasi melalui telepon seluler mengatakan bahwa dirinya tidak mendapatkan pemberitahuan dari kepala sekolah, baik laporan secara lisan maupun laporan secara tertulis.
Dia baru mengetahui permasalahan ini dari wartawan saat konfirmasi dengan saya sekita pukul 16.00 wib.
Dalam permasalahan ini dia sudah menyarankan kepada kepala sekolah untuk membuat laporan secara tertulis kepada dinas pendidikan.
Selain itu dia juga sudah menyarankan kepada kepala sekolah SMP agar menjenguk atau membesuk korban , jangan hanya menanyakan kabar saja dari orang lain.
Datangi lansung korbannya sebagai bentuk perhatian ibu selaku kepala sekolah.
Besok kita akan turun lansung kesekolahan tersebut untuk investigasi kronologi peristiwa Penusukkan tersebut. Ujar Korwil Dikbud kecamatan Lais Suharli , Senin (14/10/24). (*)

