MUBA, the8news.com – Bencana tanah longsor kembali melanda wilayah Dusun 2, Desa Epil, kecamatan Lais, Kabupaten Musi Banyuasin (Muba).
Peristiwa tersebut terjadi pada Rabu (22/7/2026) sekira pukul 02.00 WIB.
Akibat curah hujan tinggi, tanah di sekitar dam penahan sungai bergeser dan merusak dua unit rumah warga. Rumah milik Fauzan mengalami rusak berat, sementara rumah Yurniwati mengalami rusak ringan. Total kerugian materil akibat kejadian ini diperkirakan mencapai Rp165 juta.
Sebelumnya, longsor juga telah menghancurkan bagian belakang rumah seorang lansia, Rohimah (85), pada Minggu (19/7/2026) dini hari. Kerugian dari kejadian pertama tersebut ditaksir mencapai Rp150 juta. Pihak keluarga korban kini sangat mengharapkan adanya upaya relokasi ke tempat yang lebih aman.
Guna mencegah dampak yang lebih fatal, Camat Lais menerbitkan Surat Imbauan Nomor 300/126/LS/2026 yang meminta Pemerintah Desa Epil dan masyarakat sekitar untuk meningkatkan kewaspadaan.
“Kami bergerak cepat melakukan inventarisasi bersama perangkat desa untuk menyelamatkan barang-barang warga serta melokalisir area terdampak. Langkah koordinasi intensif juga terus kami lakukan bersama PUPR Muba untuk dilaporkan ke pihak Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS), serta berkoordinasi dengan BPBD, Dinas Sosial, dan Baznas Muba guna penyaluran bantuan,” ujar Camat Lais.
Langkah antisipasi ini menjadi perhatian serius. Berdasarkan pemantauan di lapangan, terdapat kurang lebih 100 unit rumah warga yang berdiri di area belakang dam penahan sungai Dusun 2 Desa Epil. Tergerusnya dinding sungai secara terus-menerus dikhawatirkan dapat memicu longsor susulan yang lebih luas.
Menanggapi laporan tersebut, Bupati Musi Banyuasin mengimbau seluruh lapisan masyarakat yang tinggal di sepanjang bantaran sungai untuk memprioritaskan keselamatan jiwa.
“Keselamatan warga adalah yang utama. Saya mengimbau kepada masyarakat Desa Epil, khususnya yang berada di kawasan rawan longsor sekitar dam penahan sungai, untuk tetap tenang namun ekstra waspada terhadap potensi bencana susulan. Jika curah hujan tinggi kembali terjadi, segera evakuasi diri ke tempat yang lebih aman,” tegas Bupati Muba.
Bupati juga menginstruksikan seluruh instansi terkait, mulai dari BPBD, Dinas PUPR, Dinas Sosial, hingga Baznas Kab. Muba untuk segera turun ke lapangan memberikan penanganan darurat, menyalurkan bantuan logistik, serta mempercepat penanganan teknis pada struktur penahan sungai bersama pihak BBWS.(*)
Post by WAN

