Musyawarah PORBI Padang Pariaman Tetapkan Maymuspi jadi ketua, “Damam Sa Aghang, Sakik Sa Siyuik

Musyawarah PORBI Padang Pariaman Tetapkan Maymuspi jadi ketua, “Damam Sa Aghang, Sakik Sa Siyuik

Padang Pariaman, 8- Mei 2026 – Musyawarah besar pengurus Perkumpulan Buru Babi Indonesia (PORBI) Kabupaten Padang Pariaman berlangsung dengan penuh kekeluargaan dan kesepahaman, mengusung tema yang sarat makna mendalam: “Damam Sa Aghang, Sakik Sa Siyuik”. Melalui jalur musyawarah mufakat yang berjalan lancar tanpa perselisihan, secara sah Maymuspi ditetapkan sebagai Ketua PORBI Padang Pariaman untuk masa bakti selama lima tahun ke depan guna memimpin organisasi tersebut melangkah ke masa depan yang lebih gemilang.

Proses penetapan ini berlangsung secara istimewa, di mana seluruh peserta yang hadir dalam musyawarah secara bulat meminta Bupati Padang Pariaman, John Kenedy Azis, untuk menyampaikan satu nama yang dianggap paling tepat dan mampu memegang amanah kepemimpinan organisasi. Menanggapi permohonan tersebut, Bupati pun menyebutkan nama Maymuspi, yang kemudian langsung mendapat persetujuan mutlak dari seluruh peserta yang hadir, menjadikan penetapan tersebut sah dan mengikat secara organisasi.

Acara musyawarah yang penuh kehangatan ini digelar di Gedung IKK Parik Malintang, Padang Pariaman, dan dihadiri secara lengkap oleh para pengurus PORBI mulai dari tingkat kecamatan hingga nagari se-Kabupaten Padang Pariaman. Kehadiran seluruh jajaran pengurus ini menjadi bukti nyata persatuan dan kesatuan yang kokoh di dalam tubuh organisasi yang telah mengakar kuat di tengah masyarakat Minangkabau ini.

Suasana acara semakin terhormat dengan kehadiran sejumlah tokoh penting dan unsur pimpinan daerah. Turut hadir unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), Kapolres Padang Pariaman, Anggota DPRD Joe Aprinanda, tokoh masyarakat Wali Feri dan Tri Suryadi, serta para Kepala Dinas di lingkungan Pemerintah Kabupaten Padang Pariaman. Kehadiran para pemimpin ini menjadi wujud dukungan nyata terhadap eksistensi dan peran strategis PORBI di wilayah ini.

Setelah penetapannya dinyatakan sah, Maymuspi segera menyampaikan sambutan sekaligus ucapan terima kasih yang mendalam kepada seluruh pihak yang telah memberikan kepercayaan, dukungan, dan doa kepadanya. Ia merasa sangat terhormat dan menyadari betapa besar tanggung jawab yang dipikulnya untuk meneruskan perjuangan organisasi ini demi kepentingan masyarakat luas serta kelestarian nilai-nilai adat yang menjadi landasan gerak PORBI.

Sebagai gambaran, PORBI merupakan singkatan dari Perkumpulan Buru Babi Indonesia, sebuah organisasi yang keberadaannya sangat erat kaitannya dengan tatanan adat di Nagari se-Alam Minangkabau. Keberadaan organisasi ini bukan sekadar hobi, melainkan memiliki fungsi strategis dalam membantu masyarakat setempat membasmi hama babi yang kerap merusak tanaman pertanian, sehingga keberadaannya sangat diharapkan dan bermanfaat bagi kelangsungan usaha tani warga.

Lebih dari itu, kegiatan yang digerakkan PORBI juga memiliki dampak positif bagi dunia peternakan masyarakat setempat. Semakin giatnya kegiatan memburu babi hutan, semakin bagus dan tangguhlah kualitas ternak, khususnya anjing peliharaan yang digunakan dalam kegiatan tersebut. Hal ini pun berdampak langsung pada meningkatnya nilai jual anjing ternak, sehingga semakin mahal dan tinggi harganya, yang pada gilirannya memberikan keuntungan ekonomi tersendiri bagi para pemilik ternak di daerah ini.

Dengan semangat tema “Damam Sa Aghang, Sakik Sa Siyuik” yang berarti senasib sepenanggungan dan saling merasakan kesulitan satu sama lain, Maymuspi berjanji akan memimpin organisasi ini dengan mengutamakan persaudaraan, kebersamaan, dan gotong royong. Ia bertekad memperkuat peran PORBI sebagai mitra andalan masyarakat dalam melindungi hasil bumi sekaligus melestarikan warisan budaya leluhur, demi mewujudkan kesejahteraan dan kemajuan yang berkelanjutan bagi seluruh warga Padang Pariaman.

Anas pilihan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *