Palembang, The8news.com – Korbinmas Baharkam Polri dan PT Perisai Bintang Sakti mengadakan pelatihan Gada Utama Angkatan 3 di The Alts Hotel Palembang, Senin (15/2).
Ketua Umum BPP Abujapi Agusdermawan mengatakan, terkait acara hari ini, ini adalah sebuah bentuk daripada peningkatan kualifikasi satpam setingkat gada utama. Gada utama adalah pendidikan satpam pengamanan tertinggi, Khusus untuk para tingkat manager atau para pimpinan BUJP.
Gada utama sendiri lebih banyak, kepada kualifikasi manager pengamanan, karena ini adalah sebuah materi terapan untuk para manager satuan pengamanan ataupun BUJP, lebih mengenal bagaimana sih sistim managemen pengamanan dari tata cara mereka harus desain sebuah desain pengamanan dan bagaimana mempersiapkan SOP pengamanan termasuk
leadership,” tuturnya.
Lebih lanjut Agusdermawan menambahkan pendidikan dan pelatihan Gada Utama ini berlangsung selama satu minggu.
“Psertanya pelatihan ini harus sudah mengikuti gada pratama dan gada madia baru, atau mereka para pimpinan BUJP, direktur, maupunpara manager operasional,” tuturnya
Sementara itu Ketua BPD ABUJAPI Sumsel H Novembriono SE menuturkan PT Perisai Bintang Sakti sebagai penyelenggara pelatihan tetap mematuhi protokol kesehatan Covid-19.
“Hari ini menyelenggarakan acara pembukaan Diklat kualifikasi gada utama angatan ke -3. Diikuti 31 peserta perwakilan atau utusan terdiri dari Aceh, Riau, Padang, Lampung, Batam Kepulauan Riau dan Palembang. Dari 31 peserta itu semua dari Sumatera,” tutur Boy, sapaan akrabnya.
Dari pantauan, Pelatihan Gada Utama Angkatan 3 dibuka Kasubdit Kamsa Mabes Polri, dan dihadiri Dirbinmas Polda Sumsel, Kasubditkamsa mewakili Kabaharkam Polri.
Menurutnya, kegiatan ini bertujuan untuk memberikan pembekalan bagi calon manager satpam maupun manager jasa pengamanan milik perusahaan. Dimana garda utama adalah salah satu syarat untuk membuat surat ijin operasional atau rekomendasi polda, pendidikan ini akan dilakukan selama 15 sampai dengan 19 Februari.
“Instrukturnya berasal dari Polda Sumsel dan Korbinmas Kabaharkam Polri, akademisi maupun pemerhati bidang studi, serta Asosiasi Apsi dan Asosiasi Abujapi,“ jelasnya.
Ditambahkannya, kegiatan ini selain kegiatan pendidikan keterampilan juga diisi dengan interpersonal skill sistem managemen pengamanan tanggap darurat dan lainnya lagi,“ jelasnya.
Novembriono juga berharap ABUJAPI mampu memberikan kontribusinya dalam pengembangan satpam khususnya di Sumatra Selatan dan umumnya di Indonesia. (Niken)

