MURATARA,The8news.com-Pemerintah Kabupaten Musi Rawas Utara melalui Dinas Pertanian menggelar dan mengikuti kegiatan live Zoom Gerakan Tanam Serentak se-Sumatera Selatan sebagai langkah strategis menghadapi dampak fenomena El Nino terhadap sektor pertanian.
Kegiatan tersebut berlangsung di lokasi Cetak Sawah Rakyat Desa Lesung Batu Muda, Kecamatan Rawas Ulu, Selasa (19/5/2026) sekitar pukul 09.00 WIB.
Acara dipimpin Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Musi Rawas Utara, Ade Meiri, serta dihadiri sejumlah pejabat daerah di antaranya Dandim 0406 Lubuk Linggau, Komandan Batalyon Infanteri TP 846 KS, Kepala Distrik Ketapang, dan Koordinator Penyuluh Pertanian Kabupaten Muratara.
Dalam sambutannya, Ade Meiri menyampaikan apresiasi atas terlaksananya gerakan tanam serentak yang melibatkan masyarakat dan para pemangku kepentingan.
“Gerakan tanam ini menjadi upaya bersama untuk menjaga ketahanan pangan sekaligus mengantisipasi dampak El Nino. Lahan yang telah dibuka harus dimanfaatkan secara optimal demi meningkatkan kesejahteraan masyarakat,” ujarnya.
Ia menjelaskan, tahap awal pengembangan lahan sawah rakyat mencakup sekitar 7 hingga 8 hektar yang akan segera ditanami padi. Selanjutnya, lahan tersebut direncanakan berkembang hingga mencapai 50 hektar agar pengelolaannya lebih maksimal.
Menurut Ade Meiri, keberhasilan program sangat bergantung pada keterlibatan aktif para petani. Pemerintah daerah juga telah menyiapkan berbagai bentuk dukungan, mulai dari bantuan benih dan pupuk gratis hingga bantuan pengolahan lahan.
“Pemerintah Kabupaten Muratara terus memaksimalkan dukungan melalui APBD, termasuk memfasilitasi akses permodalan dan kemudahan pengajuan Kredit Usaha Rakyat (KUR) bagi petani,” tambahnya.
Melalui program cetak sawah rakyat ini, pemerintah berharap ketersediaan pangan tetap terjaga serta mampu meningkatkan pendapatan petani di wilayah Rawas Ulu dan sekitarnya.(Wck)

