LAIS, the8news.com | Pengajian akbar majelis taklim yang di selenggarakan Badan Kontak Majelis Taklim (BKMT) Desa Rantau Keroya (Rako) Kecamatan Lais Kabupaten Musi Banyuasin (Muba) berlangsung Hidmat.
Kegiatan yang dipusatkan di Masjid Nurul Iman di Dusun 1 Desa Rantau Keroya, pada Jumat (26/12/2025), merupakan kegiatan rutin yang masif untuk memperkuat iman, silaturahmi, dan karakter spiritual masyarakat.
Hadir dalam acara tersebut , Plt Camat Lais Zukar SKM MSi, Kepala Desa Rantau Keroya Almiyadi, beserta jajaran Perangkat Desa, Ustadz Suhardi, Ibu Kades se-Kecamatan Lais, jamaah yang didominasi oleh kaum hawa dari berbagai dusun di wilayah Rantau Keroya.
Adapun rangkaian kegiatan pembacaan ayat suci Al-Qur’an, sambutan, tausyiah
oleh Ustaz Suhardi, yang menekankan pentingnya memperdalam ilmu agama, memperkuat iman, serta memperkokoh ketakwaan dalam kehidupan, diakhiri dengan doa bersama dan ramah tamah
Kepala Desa Rako Almiyadi, Dalam sambutannya memberikan apresiasi dan penghargaan kepada pengurus BKMT yang konsisten melakukan kegiatan keagamaan di desa.
“Pemerintah desa sangat mendukung kegiatan positif seperti ini. Pengajian bukan hanya urusan akhirat, tapi juga menjadi wadah komunikasi yang efektif antara pemerintah desa dengan warga,” ujar Almiyadi.
Dirinya juga berharap, pengajian akbar ini agar menjadi motivasi siar Islam, sebagai ajang silaturahmi agar semakin eratnya persaudaraan antar desa se-Kecamatan Lais.
Sementara itu, Plt Camat Lais, Zukar SKM MSi, mengatakan pengajian akbar ini merupakan pengajian BKMT terakhir pada tahun 2025 di Kecamatan Lais. SAYA
“Ini kesempatan bagi kita untuk mempererat tali silaturahmi, meningkatkan keimanan, dan memohon rahmat Allah SWT. Saya berharap acara ini dapat memberikan inspirasi dan motivasi bagi kita semua untuk menjadi lebih baik dan lebih dekat dengan Allah,” ujarnya.
Zukar juga mengucapkan terima kasih kepada panitia, warga desa, dan semua pihak yang telah berpartisipasi dan mendukung acara tersebut. “Semoga Desa Rantau Keroya semakin maju, sejahtera, dan menjadi contoh bagi desa-desa lainnya dalam hal keagamaan dan kebersamaan,” tukasnya.(*)
Post by Wan

